Site icon Berita Kota Makassar

Pjs Bupati dan Raja Gowa 38 Ingatkan Warga Tetap Pakai Masker

GOWA, BKM — Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Gowa, Andi Aslam Patonangi dan Raja Gowa ke 38, Andi Kumala Andi Idjo Karaeng Lembang Parang, mengingatkan kepada warga Gowa untuk tetap disiplin menggunakan masker, baik saat di rumah, apalagi melakukan aktivitas di luar rumah atau bekerja.

Imbauan ini diserukan sebagai bentuk penyadaran bagi masyarakat di daerah Gowa yang semula merupakan epicentrum penyebaran Covid-19, selain Kota Makassar dan Kabupaten Maros.

Kondisi penyebaran Covid-19 di Gowa saat ini sudah agak melandai dengan perkembangan jumlah terpapar yang tidak terlalu banyak dalam perharinya.

Meski demikian, Pjs Bupati Gowa tetap mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap virus yang menular lewat mulut, mata, dan hidung ini.

”Kita tidak tahu virus ini terbawa oleh siapa. Bisa saja teman kita, rekan kerja kita, keluarga kita dan orang sama sekali kita tidak kenal namun sempat berinteraksi dengan kita melalui teman. Makanya, kita harus tetap waspada. Pakailah selalu masker, selalu cuci tangan pakai sabun atau pakai hand sanitizer, jaga jarak, dan jangan berkerumun,” kata Aslam dalam kesempatan memberikan sambutan di PN Gowa, Selasa (3/11).

Dikatakan Aslam, pandemi Covid bisa tuntas hilang bila seluruh masyarakat sepakat komitmen disiplin menghindarinya.
”Makanya, jangan pernah mengabaikan protokol kesehatan ini. Tetap pakai masker, jangan abai,” kata Pjs Bupati Gowa.

Terpisah, Raja Gowa ke 38, Andi Kumala Andi Idjo Karaeng Lembang Parang, kepada BKM, usai bersilaturahmi dengan kerabat dan sesepuh keluarga besarnya baru-baru ini, mengatakan, upaya pemerintah menghilangkan pandemi Covid harus didukung penuh masyarakat.

”Mari kita bersama-sama disiplin. Jangan lengah. Sebab pembawa virus kita tidak tahu. Virus ini lebih besar dibawa orang tanpa gejala (OTG). Dan OTG itu bisa saja kita, saya, anak saya, istri saya, ponakan saya, teman saya, relasi saya dan lainnya. Makanya hindariki bersalaman atau sentuhan langsung tangan,” imbau Andi Kumala.

Andi Kumala juga mewarning para pasukan tubarani dan para guide yang selama ini bertugas di kawasan museum Balla Lompoa agar disiplin bermasker. Sebab sewaktu-waktu ada wisatawan berkunjung.

”Setelah terima kunjungan tamu sebelum dan setelah itu harus bersihkan atau cuci tangan segera. Kalau perlu, ganti masker baru,” tandas mantan Kepala Bappeda Kabupaten Gowa ini. (sar)

Exit mobile version