Site icon Berita Kota Makassar

Bunga Didatangkan dari Jawa dan Thailand

MEMANJAKAN mata dengan memandang tanaman hias di halaman rumah memang sangatlah disukai banyak orang, keindahan bentuk dan warna yang cerah seakan akan menjadi daya tarik tersendiri.Inilah menjadi hobi bagi Yeti yang juga pemilik Toko Bunga Puspa Pesona.

Laporan: FACHRUL AWALIL ILMI MAHMUD

Apalagi, kegiatan bercocok tanam menjadi alasan yang baik guna mengisi waktu kosong, sembari menikmati keindahan dari bunga.
Ibu Yeti merupakan perantau dari Jawa lulusan sarjana pertanian.Ia melirik bisnis menjual tanaman ini sejak tahun 1998, karena ia merasa prospek penjual taman jenis berupa aggrek sangat sedikit. Padahal keindahan dan daya tarik tanaman hiasa ini sangat diminati banyak orang.
“dulu saya konsultan tapi akibat krisis di tahun 1997 saya berusaha mencari peluang bidnis lain. Nah pada tahun 1998 tertarik memilih sebagai penjual tanaman, sehingga harus merantau di Makassar dan menjual tanaman di samping SMK Hamrawati di Jalan Perintis Kemerdekaan,”jelas Yeti.
Apalagi, kata Yeti, menjual tanaman utamannya anggrek di sini masih sangat sedikit, makanya ia tanpa ragu memilih bisnis ini.
Toko Puspa pesona dibangun Yeti sejak 9 tahun lalu terletak di pintu gerbang BTP (bumi tamalanrea permai). Ia menjual berbagai macam jenis tanaman baik dari tanaman hias maupun bibit pohon buah dengan harga Rp20.000 sampai Rp3.500.000.
“Banyak penjual tanaman yang ambil dari toko saya, bahkan banyak toko yang dari luar kota Makassar yang suplai tanamannya itu dari sini. Saat saya tanya kenapa memilih toko saya, banyak dari mereka bilang kalau toko saya menjual tanaman sangat murah dan tanaman saya di sini terbilang sangat terawat,”ungkap yeti.
Memang peminat tanaman hias milik ibu yeti terbukti dari ramainya pembeli yang sering ke tokonya. Tanaman yang ada di toko ini adalah tanaman yang datang dari Jawa dan dari negara Thailand.(*)

Exit mobile version