MAKASSAR, BKM — Warga perumahan Villa Megasari Jalan Jipang Raya, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar memeringati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Az Zokhra V, Minggu (8/11/2020).
Peringatan Maulid ini dihadiri warga, pengurus majelis taklim dan pengurus Masjid Az Zokhra V.
Ketua panitia peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hj Rosmawaty Sikki dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada pengurus yayasan masjid dan ketua RT08-RW01 yang masih memercayakan majelis taklim melaksanakan Maulid.
Ketua Yayasan Masjid Az Zokhra V, Prof Dr H Muhammad Yahya dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Majelis Taklim Villa Megasari yang telah bekerja melaksanakan peringatan Maulid.
“Kita harus beri apresiasi kepada ibu-ibu majelis taklim yang telah menyiapkan peringatan Maulid yang sangat baik ini dalam rangka mengingat Nabi Muhammad SAW,” ujar Prof Yahya.
Prof Yahya saat memberikan sambutan.Menurut Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar ini, kita memang harus selalu bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW agar kita mendapatkan syafaat di akhirat kelak.
Hal yang sama juga disampaikan Ketua RT08-RW01 Kelurahan Gunung Sari, Syamsuddin Eta. Ia mengaku bangga dengan Majelis Taklim Villa Megasari yang selalu semangat memeringati Hari-hari Besar Islam.
“Maulid malam ini juga dalam rangka menyambung tali silaturahmi antarsesama warga Villa Megasari. Kalau tidak ada acara seperti ini, kita sulit untuk bertatap muka langsung,” ujar Syamsuddin yang juga berharap agar warga ikut membantu pelayanan keamanan dan kebersihan dengan membayar iuran tepat waktu.
Adapun hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan ustaz Abdul Halim Paggo. Kepada warga, Halim berpesan agar selalu meneladani sifat-sifat Rasul.
“Tapi sebelum meneladani, kita harus tahu dulu seperti apa itu sifat-sifat Rasul. Kalau kita tidak tahu, maka sifat apa yang mau diteladani,” katanya.
Salah satu sifat Rasul adalah murah hati dan senang membantu. “Saat makanpun, ketika ada orang yang meminta makanannya, Rasul dengan ikhlas memberinya,” katanya.
Selain itu, Rasul sangat taat dan rajin beribadah walaupun Allah telah menjamin surga untuknya. “Kalau kita, bisa tidak salat tahajud tiap malam, dan bacaannya lima juz seperti Rasulullah. Kalau tidak bisa, maka sesuai kemampuan saja,” kata ustaz Halim lagi.
Usai acara hikmah Maulid, acara dilanjutkan baca doa dan diakhiri dengan makan malam bersama. (*)
