Site icon Berita Kota Makassar

Bersiap Sambut Presiden, Paripurna HUT Makassar Ditunda

MAKASSAR, BKM — Puncak peringatan HUT ke-413 Kota Makassar rencananya akan digelar hari ini, Senin (6/11). Undangannya pun sudah beredar. Namun, agenda tersebut kemudian diralat.
Ralat undangan yang ditandatangani langsung Sekretaris Kota Makassar H Muh Anshar, bernomor: 005/2266/BU/XI/2020
tertanggal 6 November 2020 itu, menyebutkan jika rapat paripurna HUT Kota Makassar akan dilaksanakan Jumat, 13 November 2020 pukul 09.00 Wita. Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar.
Rapat paripurna pengumuman DPRD Kota Makassar dalam Rangka Peringatan HUT ke-413 Kota Makassar secara luring untuk sidang paripurna, dan daring (konferensi video, aplikasi zoom, youtube live, dan radio).
Dikonfirmasi terkait penundaan tersebut, Wakil Ketua Panitia HUT Makassar Sittiara membenarkan hal itu. Namun terkait alasannya, dia mengaku kurang tahu dan meminta untuk langsung mengonfirmasi ke sekkot.
“Iya betul ada penundaan. Tapi soal alasannya saya kurang tahu. Tanyakan langsungmi ke Pak Sekda,” ungkapnya saat dihubungi BKM, kemarin.
Kepala Dinas Kominfo Makassar Ismail Hajiali, juga membenarkan penundaan tersebut. Alasannya, kata Ismail, sesuai informasi yang diperolehnya, karena ada agenda-agenda khusus persiapan kedatangan Presiden Joko Widodo ke Makassar. “Itu salah satu alasan yang saya dapat, kenapa ditunda,” ujarnya singkat.
Rencananya, presiden akan berada di Makassar pada hari Selasa (10/11), bertepatan dengan Hari Pahlawan untuk meresmikan proyek tol layang AP Petta Rani.

Digelar Sederhana

Perayaaan hari jadi Kota Makassar tahun ini digelar sederhana dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Hal tersebut menyusul masih dalam situasi pandemi covid-19.
Wakil Ketua Panitia Hari Jadi Kota Makassar yang ke-413 Sittiara Kinang, mengatakan bahwa pelaksanaan tahun ini digelar secara berbeda menyusul pandemi covid-19.
“Meskipun digelar sederhana, namun semangat kebangkitan ekonomi di tengah cobaan wabah virus corona tetap kita gaungkan di momentum hari jadi Kota Makassar kali ini. Hal ini juga tergambar pada pemilihan logo dan tema, yakni Adaptasi Baru Menuju Gerbang Investasi dan Pariwisata,” ujar Sittiara.
Menurutnya, adaptasi baru merupakan bagian dari strategi memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Makassar.
“Kita tentu masih ingat beberapa waktu lalu di saat pandemi mulai mewabah. PSBB diterapkan, aktifitas dibatasi, yang menyebabkan ekonomi kita hampir sama sekali tidak bisa bergerak. Banyak usaha yang berguguran, pekerja dirumahkan. Kemudian kita coba bangkit dengan mendisiplinkan masyarakat, penerapan protokol kesehatan yang disertai dengan upaya penggerakkan kembali sektor ekonomi melalui investasi dan pariwisata. Semangat itu yang ingin kita gelorakan ke masyarakat melalui logo dan tema yang kita pilih,” lanjut Sittiara yang juga Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Sosial Sekretariat Daerah Kota Makassar.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar Ismail Hajiali, menjelaskan sejumlah persiapan teknis yang dilakukan jelang hari H, 9 November 2020.
“Konsepnya kita kemas semi virtual, mengingat di masa pandemi tidak boleh ada penumpukan orang dengan jumlah banyak. Makanya, puncak acara yang digelar dalam bentuk rapat paripurna dewan kita sebarluaskan secara daring. Seluruh kanal media elektronik kita gunakan untuk siaran langsung, baik itu televisi, radio, termasuk juga kanal sosial media seperti Facebook, Instagram, YouTube kita manfaatkan untuk siaran langsung. Ini kita lakukan agar seluruh masyarakat bisa mengikuti dan menyaksikan prosesi ini secara daring tanpa harus datang ke gedung DPRD kota Makassar,” ujar Ismail.
Berbagai kegiatan diselenggarakan pemerintah Kota Makassar dalam menyambut hari jadinya yang ke-413. Salah satunya adalah dzikir dan doa yang dilaksanakan di Baruga Anging Mamiri Rumah Jabatan Wali Kota, Sabtu malam (7/11).
Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mangatakan, hari jadi kali ini merupakan momentum di mana kita kembali merenungkan dan merefleksikan diri apa yang telah kita perbuat sebagai khilafah di muka bumi ini.
“Mari kita semua merenungkan dan merefleksikan diri apa yang kita telah perbuat dan karya apa yang kita berikan kepada warga Kota Makassar. Tidak ada manusia yang tidak sepakat bahwa kita ingin yang lebih baik dari hari hari kemarin,” ucap Rudy.
Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintahannya untuk terus berkarya membangun serta menjadikan Kota Makassar aman, tenteram, tertib dan sejahtera.
“Mari kita terus berbuat yang terbaik dan berkarya untuk Kota Makassar yang kita cintai. Pemerintah kota sebagai rumah kita bersama harus memberikan pelayanan yang ikhlas kepada warga masyarakat,” harapnya.
Kegiatan dzikir dan doa dipimpin langsung oleh Ustad Habib Hamid Al Amin, serta diisi dengan musik rebana dan pembacaan ayat yat suci Al-Qur’an. Dengan menerapkan protokol kesehatan, dzikir dan doa bersama dihadiri Sekkot Makassar M Ansar, Kapolretabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana, Dandim 1408/ BS Kolonel Kav Dwi Irbaya Sandra, serta jajaran kepala SKPD, camat dan lurah. (rhm)

Exit mobile version