Site icon Berita Kota Makassar

Basli – Saiful Masih Ungguli Zainuddin – Aji Sumarno

MAKASSAR, BKM–Pemilihan bupati (pilbup) kepulauan Selayar tinggal sebulan lagi, pasangan penantang yakni Zainuddin – Aji Sumarno masih harus mengencangkan sosialisasi dan konsolidasi tim untuk mengejar elektoral petahana H Basli Ali yang berpasangan dengan Saiful Arif.
Jika merujuk hasil survei Lembaga Script Survei Indonesia (SSI) yang telah melakukan survei menempatkan pasangan Basli – Saiful jauh mengungguli pasangan Zainuddin – Aji Sumarno.
“Pasangan calon petahana, Muh Basli Ali-Saiful Arif (BAS) dengan perolehan elektabilitas 60,24 persen. Kemudian diikuti oleh pak Zainuddin-Aji Sumarno (ZAS) itu diangka 27,80 persen. Sedangkan yang belum menentukan pilihan itu diangka 11,95 persen,”kata direktur eksekutif SSI Yuhardin di Capital Coffe, Jalan Leimena, Kota Makassar, Selasa (10/11).
Yuhardin mengatakan bahwa, survei yang dilakukan SSI di Selayar, mengambil sampling 400 dengan metode multistage random sampling dan margin eror 4.8 persen, begitu pun tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei ini dilakukan dari tanggal 1 November sampai 7 Novermber 2020.
Menurut dia, ada tiga komponen didalam pemilih undecided voters atau pemilih yang belum menentukan pilihannya. Pertama, pemilih cerdas yang melihat terlebih calon baru memilih.
“Kedua, pemilih pragmatis, mereka menunggu diberikan sesuatu baru memilih, dan ketiga, pemilih golput mereka ini benar benar tidak memilih,” ucap Yuhardin
Meski demikian, kata dia, pihaknya masih akan melakukan survei di akhir November 2020, mengingat jangka waktu hari H pemilihan masih ada sekitat 30 hari lagi.
“Kami kemungkinan di akhir (November) nanti, kita kan melakukan riset lagi yang terakhir. Kita mau lihat pergesaran dari data hari ini per November, di awal November dan di akhir november.
Terkait untuk partisipasi pemilih dalam setiap kontestasi Pilkada, khusus di Selayar dapat dilihat dari lima tahun terakhir, dimana saat itu partisipasi pemilih berada dikisaran 70 persen.
“Kalau kita lihat dimas pandemi ini mungkin potensinya kan menurun diangka sekitar 65 hingga 60 persen,” ujarnya. (rif)

Exit mobile version