UNIVERSITAS FAJAR (Unifa) menggelar wisuda di Hotel Claro, Makassar, Selasa (10/11). Sebanyak 614 orang yang mengikuti prosesi ini. Dari jumlah itu, 13 di antaranya disebutkan sebagai wisudawan terbaik.
AHMAD Azhar Pacinongi Azis menjadi wisudawan terbaik dari Program Pascasarjana (PPs) Unifa. Alumni Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi ini berhasil meraih indeks prestasi komulatif (IPK) 3,9.
Ditemui usai wisuda, Azhar mengaku bersyukur dengan apa yang dicapainya saat ini. Terlebih lagi ia mendapatkan dukungan keluarga, khususnya istri dan anaknya.
Kepada BKM usai wisuda, pria yang pernah menggeluti dunia kewartawanan ini, menjelaskan motivasinya untuk menempuh pendidikan. Ia mengaku mengikuti naluri untuk menambah wawasan dan keilmuan, tetap bermimpi dan menikmati setiap prosesnya.
Selain menjalani kuliah, Acha –sapaan akrabnya– juga menggeluti dunia usaha. Ia memiliki usaha karangan bunga yang diberi nama Bunga Kita.
Keberhasilannya mencapai gelar master dan masuk deretan lulusan terbaik, menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga Azhar. Hal itu dikarenakan bukan hal mudah melakukan manajemen waktu berkuliah sambil menjalankan usaha.
Ia pun memberikan pesan kepada generasi muda, agar berani mengikuti naluri dan keinginan, serta jangan ragu untuk menggapai mimpi. ”Karena mimpi dan cita-cita akan membuat kita termotivasi untuk mewujudkannya,” ujarnya.
Wisuda Pagi dan Siang
Humas Unifa Yulhaidir IB Hernald menyebut, 614 wisudawan tersebut berasal dari tiga falultas. Masing-masing Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ekonimi dan Ilmu Sosial (FEIS), dan Program Pascasarjana (PPs).
Untuk FT ada 160 wisudawan, terdiri dari Teknik Sipil 75 orang, Teknik Arsitektur 11 orang, Teknik Mesin 28 orang, Teknik Kimia 15 orang dan Teknik Elektro 31 orang. Sementara dari FEIS ada 433 wisudawan. Terdiri dari D3 Bina Wisata sebanyak 13 wisudawan, D3 Akuntansi 37 wisudawan, S1 Akuntansi 150 wisudawan.
Dari Hubungan Internasional sebanyak 23 wisudawan, Sastra Inggris 6 orang, Manajemen 141 orang, dan Komunikasi 63 orang. Adapun untuk PPs sebanyak 21 wisudawan. Terdiri dari Ilmu Komunikasi 16 orang, Manajemen tiga orang, dan RIL dua orang.
“Jadi jumlah wisudawan Unifa yang diajukan ke LLDikti sebanyak 614 orang,” ujarnya.
Rektor Unifa Muliyadi Hamid mengatakan, para wisudawan bakal dikawal hingga mendapat pekerjaan. Berbagai program telah dilakukan untuk memfasilitasi mereka agar mudah mendapat pekerjaan.
Sebelum prosesi wisuda misalnya, calon wisudawan diberi bekal melalui Masa Orientasi Dunia Kerja (MODA) yang berlangsung secara virtual. Ia menambahkan, sejak berada di bangku kuliah, mahasiswa Unifa sudah digenjot untuk memiliki soft skill. Sebab saat ini dunia kerja tidak hanya bertumpu pada kemampuan keilmuan. Dengan begitu, alumni Unifa dianggap akan lebih muda terserap di dunia kerja.
“Apalagi konsep merdeka belajar yang diterapkan pada mahasiswa Unifa juga mendukung proses pengembangan mereka. Sehingga, ketika lulus, mereka tidak hanya punya satu kemampuan,” terangnya.
Karena kondisi pandemi, prosesi pengukuhan 614 wisudawan digelar dua sesi. Yakni pagi dan siang hari. “Kita tetap mengutamakan protokol kesehatan. Jadi kita bagi agar tidak berdesak-desakan di dalam ruangan,” tandasnya. (pkl-nug)
