Site icon Berita Kota Makassar

Tomas dan Relawan Alihkan Dukungan

MAKASSAR, BKM — Pemilihan wali kota dan wakil wali kota (pilwali) Makassar sisa menghitung hari. Keresahan mulai menghinggapi, menyusul fenomena pergeseran dukungan dari calon pemilih hingga simpul-simpul relawan pendukung.
Jika awalnya warga dan relawan mendukung paslon tertentu, kini mereka putar haluan dan mencoba mendekati pasangan lainnya yang memiliki peluang untuk menang.
Dukungan untuk paslon nomor urut satu Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) terus bertambah pascadebat putaran pertama. Selain berasal dari undecided voters, juga datang dari pemilih mengambang.
Berdasarkan hasil survei yang dirilis Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) pada akhir Oktober lalu, masih ada 16,9 persen undecided voters dan swing voters.
Pemilih ragu-ragu itu diam-diam melabuhkan dukungan kepada pasangan Danny-Fatma. Selain perorangan, banyak di antaranya merupakan komunitas.
Ketua Koordinator Tim Komunitas Danny-Fatma, Idris Ahmad Marewa, mengatakan untuk sementara sudah ada 334 komunitas yang telah mendeklarasikan dukungan kepada Danny-Fatma. Beberapa di antaranya menyatakan dukungan setelah berlangsungnya debat kandidat akhir pekan lalu.
“Tidak etis menyebut namanya. Tapi komunitas yang baru menyatakan dukungan itu rata-rata dari tim lawan. Apalagi setelah debat kandidat. Selain itu, ada juga komunitas yang selama ini vakum dan sekarang aktif lagi untuk memenangkan Adama (akronim Danny-Fatma)” ungkap Idris, Selasa (10/11).
Idris mengungkapkan, ratusan komunitas relawan yang terbentuk makin aktif bergerak menyosialisasikan untuk mengantarkan Danny-Fatma memenangkan pertarungan pada 9 Desember nanti.
Seluruhnya telah membentuk tim pemenangan di tingkat kecamatan, kelurahan, bahkan hingga RT/RW.
“Semua komunitas punya caranya. Yang pasti, sosialisasi paling dekat itu di lingkup pergaulannya masing-masing. Kalau wilayahnya sama dengan titik kampanye Pak Danny atau Bu Fatma, mereka tanpa ada imbauan akan ikut melakukan pendampingan,” beber Idris.
Komunitas pendukung Adama datang dari berbagai latar belakang. Ada dari kalangan anak muda alias milenial, emak-emak, kalangan hobi, hingga tokoh masyarakat. Seluruhnya berangkat dari semangat yang sama dan punya satu tekad untuk menjadikan Danny-Fatma pemimpin Makassar lima tahun ke depan.
Beberapa komunitas yang telah lebih dahulu bergabung di barisan pendukung Danny-Fatma, yakni Brigade 08, Pro DP, Relawan Jakarta, Lazer, Serigala, Simpul Muda, dan Komid. Selain itu, ada pula Komunitas KoKo, Orange Muda, GR2M, GMBI, The Drone, Emak-Emak Community, Die Hard, serta Wero ri Langi, Generasi Milenial, Milenial Adama, dan lainnya.
Juru bicara pasangan (Danny-Fatma) Indira Mulyasari Paramastuti mengaku siap dengan segala kemungkinan yang terjadi.
“Insya Allah kami siap dengan segala kemungkinan yang terjadi. Strategi akan tetap kami jalankan dan bergerak massif. Termasuk pergerakan dari semua tim kami, mengingat waktu tersisa satu bulan,” jelas politisi Partai Nasdem ini.
Muwafiq selaku juru bicara pasangan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Nurdin Halid (Imun), mengatakan bahwa harapan semua pasangan calon bertarung sampai akhir.
“Untuk potensi adanya itu, saya pikir juga agak susah. Karena sampai sejauh ini, semuanya saya lihat tetap bekerja. Tapi jikalaupun ada, itu bukan paslon Imun. Karena kita akan bertarung habis-habisan untuk menang. Llebih baik tenggelam dari pada harus kembali. Kualleangngi tallanga natoalia, ini jadi semangat kami untuk terus ada di koridor perjuangan sampai menang,” tandasnya.

Tomas Makassar Utara Gabung Appi

Gerbong pendukung untuk pasangan nomor urut dua Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman) kembali bertambah. Ruslan, tokoh masyarakat yang cukup disegani di Makassar Utara, memilih hijrah dari pasangan Syamsu Rizal-dr Fadli Ananda (Dilan) ke pasangan Appi-Rahman.
Ruslan memantapkan diri dan meyakinkan sanak keluarganya, serta basisnya untuk mengalihkan dukungan ke paslon berjargon Makassar Bangkit itu. Baginya, program yang diusung Appi-Rahman lebih logis. Ditambah lagi dengan pergerakannya yang begitu masif.
Pertimbangan itulah yang kemudian membuatnya berubah pikiran untuk memenangkan Appi-Rahman.
“Saya mengalihkan dukungan, karena melihat progres ke depan ini Appi-Rahman lebih bagus. Saya juga melihat peluang menangnya di pilwali sekarang lebih besar. Artinya, buat apa saya mendukung yang kalah, iya kan?” ujar Ruslan, Senin (9/11) malam.
Ia mengaku, pengalihan dukungan itu belum lama terjadi. Persisnya jelang debat terbuka pekan lalu. “Karena yang berpeluang menang kita pilih, pasti kan ada kelanjutannya ke depan. Ini kan teman-teman kasihan banyak yang tidak punya pekerjaan. Apalah yang bisa dibantukan Pak Appi ke depan ketika duduk, kan begitu,” jelasnya.
Dari pengamatannya, Appi-Rahman begitu serius ingin memajukan Makassar dengan berbagai program andalannya. Penanggulangan covid-19 dan pemulihan ekonomi salah satunya.
Ruslan juga mengaku telah meyakinkan simpatisannya di wilayah Utara Makassar untuk sama-sama berjuang demi kebangkitan Makassar. Tidak sulit baginya merangkul masyarakat di bawah, khususnya di Kecamatan Bontoala, Tallo, Wajo, Ujung Tanah, dan Sangkarrang, untuk bergerak bersama memenangkan Appi-Rahman.
Ruslan beserta simpatisannya pun akhirnya bergabung dalam komunitas Bangkit Commando Makassar (BCM) yang diketuai Ismail. BCM Family kemudian mendapuk Ruslan sebagai koordinator wilayah Utara yang membawahi Bontoala, Tallo, Wajo, Ujung Tanah, dan Sangkarrang.
Ruslan dan tim ngopi bareng Appi di Warkop 460 milik Udin Golgo. Turut hadir Anggota Fraksi PPP DPRD Makassar Rachmat Taqwa.

Daeng Aris Dukung Dilan

Dukungan untuk paslon nomor urut tiga Syamsu Rizal-dr Fadli Ananda (Dilan) juga ikut bertambah. Kali ini datang dari kalangan musisi milenial, Nur Alfarisi alias Daeng Aris.
Daeng Aris mengaku suka karakter sombere’ yang dimiliki Deng Ical –sapaan akrab Syamsu Rizal–. Karakter sombere’ itu merupakan modal penting bagi Dilan untuk memenangkan pilwali Makassar 2020.
“Semua orang sudah tahu siapa itu Deng Ical. Jika ditanya tentang beliau, langsung spontan dijawab sombere’na Makassar,” ucap Daeng Aris yang tenar setelah mengcover sejumlah lagu Bugis Makassar, Selasa (10/11).
Lebih jauh, ia optimistis Makassar akan maju dan berkembang. Bahkan bisa kembali ke masa jayanya bila dipimpin oleh Dilan. Pasangan doktor dan dokter itu punya sederet keunggulan, mulai dari pengalaman, kapabilitas hingga program yang solutif. “Semoga Dilan bisa membawa Makassar lebih baik lagi,” harapnya. (jun-ita/rif)

Exit mobile version