Site icon Berita Kota Makassar

Sebulan, Dua Oknum Polisi Positif Konsumsi Sabu

BONE, BKM — Praktik penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Kabupaten Bone sangat memprihatinkan. Karena bukan hanya dari kalangan masyarakat biasa yang terlibat di dalamnya. Tapi juga oknum aparat.
Malahan, dalam kurun waktu kurang lebih sebulan terakhir, dua oknum polri yang bertugas di Polres Bone terjerumus dalam penggunaan barang haram ini. Kasus pertama melibatkan oknum polisi berinisial NN yang bertugas di unit Sabhara Polres Bone.
Ia terseret setelah rekaman video yang berdurasi pendek beredar. Dalam video tersebut terlihat seseorang yang diduga sedang melakukan pesta sabu. NN nampak terlihat di situ.
Propam Polres Bone yang mengetahui informasi tersebut langsung melakukan penyelidikan dan memanggil oknum NN untuk memberikan klarifikasi. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan urine. Hasilnya, oknum NN positif mengonsumsi sabu.
“Yang bersangkutan sudah kami mintai klarifikasi. Oknum tersebut mengakui kalau dirinya yang ada di video itu. Namun saat dilakukan pemeriksaan barang bukti di rumahnya, tidak ditemukan adanya narkoba,” kata Paur Humas Polres Bone Ipda Rayendra ketika itu.
Kasus kedua kembali terjadi pada oknum polisi berinisial AN berpangkat briptu yang juga bertugas di Polres Bone. Kasus AN berawal ketika ia mengamuk di kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone beberapa waktu lalu. Dia meminta pembebasan rekannya yang diamankan karena terlibat kasus penyalahgunaan narkoba.
Menyusul peristiwa tersebut, BNNK Bone kemudian melaporkan AN ke Propam Polres Bone guna dilakukan proses hukum. Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan urine, AN dinyatakan terbukti positif mengonsumsi narkoba.
Kasat Reserse Narkoba Polres Bone AKP Zaki Sungkar yang dikonfirmasi terkait oknum AN yang positif narkoba setelah melakukan tes urine, tidak menampik hal itu. ”Iya. Coba tanya provos yang periksa,” ujarnya, Senin (16/11).
Kasi Propam Polres Bone Iptu Ahyar yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon, belum memberikan penjelasan terkait pertanyaan tersebut. Ia menyarankan ke Paur Humas untuk konfirmasi lebih lanjut.
Paur Humas Polres Bone Ipda Rayendra Muhtar yang coba dikonfirmasi sejumlah awak media, sampai saat ini juga belum merspons.
Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya Putra saat dikonfirmasi melalui pesan WahtsApp, hanya mengatakan oknum AN masih sementara proses pemeriksaan. “Masih dalam proses penyidikan, ya,” tulisnya singkat. (*/rus)

Exit mobile version