BANTAENG, BKM — Bupati Bantaeng, H Ilham Azikin, Rabu (18/11), melayat ke rumah duka Andi Muh Saleh Massoealle, dimana jenazah Drs Rosadi disemayamkan.
Kepergian Rosadi yang dikenal kompetitor disetiap penjaringan calon komisioner Bawaslu Bantaeng, mengagetkan sejumlah kalangan dan kerabat.
Pasalnya, pagi harinya dia ke RSUD Prof Anwar Makkatutu mengenderai sepeda motor miliknya untuk berobat. Usai menerima obat dari dokter rumah sakit, dia menuju bengkel motor dan selanjutnya balik ke kediamannya menjelang waktu salat duhur.
Menurut Chaha, puteri almarmum, ayahandanya masuk kamar mandi UU mengambil air wudlu bersiap-siap salat duhur. Tak berselang lama, terdengar ada yang jatuh. Chacha dan kedua adiknya menuju kamar mandi dan melihat ayahnya terkapar di lantai.
Akhmad Marming, sahabat karib almarhum, mengaku kehilangan sosok yang penyabar. “Orangnya sangat sabar. Dia tidak pernah mengeluh walau dalam kondisi apapun”, ucapnya.
Meski berulangkali ikut seleksi calon komisioner Bawaslu Bantaeng, namun nasib baik belum berpihak kepada Rosadi hingga ajal menjemputnya.
Kini sosok yang dikenal supel dan sopan dalam pergaulan itu telah tiada. Jenazahnya diberangkatkan dari rumah duka di Jl Gelatik, tak jauh dari rujab Bupati Bantaeng, menuju Sengkang, Wajo dengan ambulance RSUD Anwar Makkatutu. Biaya ambulance ditanggung Bupati. (wam)