MAKASSAR, BKM — Aparat kepolisian Polda Sulsel akan menerjunkan personelnya untuk melakukan pengamanan pada perhelatan politik yang akan berlangsung secara serentak di wilayah Sulawesi Selatan pada 9 Desember 2020 mendatang.
Kali ini, Polda Sulsel tidak hanya menerjunkan personel ke setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat Pemilukada berlangsung. Namun tim penjinak bahan peledak (Jihandak) serta anjing pelacak (K9), juga diterjunkan.
Hal tersebut dikemukakan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo. Sampai sejauh ini, kata Ibrahim Tompo, di beberapa kabupaten dan kota di Sulsel yang menggelar pesta Pemilukada dinilai belum ada titik yang rawan.
”Meski belum ada kategori rawan, namun Polda Sulsel selalu siaga. Itu dilakukan dengan menurunkan tim Jihandak dan anjing pelacak agar Pemilu berlangsung kondusif dan aman. Kita ingin agar Pemilukada di 12 daerah di Sulsel berlangsung sukses, serta tercipta keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Olehnya itu, kami juga mengajak masyarakat untuk bersinergi dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya, Selasa (1/12).
Kompol Ibrahim Tompo menambahkan, tim Cyber Polda juga dikerahkan memantau media sosial untuk mengantisipasi kampanye hitam. ”Jadi tim cyber Polda Sulsel juga patroli siber di media sosial untuk mengantisipasi kampanye hitam. Jika ada laporan terkait perihal tersebut, maka tentunya kami proses hukum,” cetusnya. (ish/b)
Tim Jihandak dan Anjing Pelacak Dikerahkan
