MAKASSAR, BKM– Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya bersama aparat Kelurahan Tompo Balang dan Kelurahan Wajo Baru, Kecamatan Bontoala menertibkan ratusan lapak pedagang di Pasar Terong.
Penertiban dilakukan karena kehadiran para PKL tersebut dinilai mengganggu arus lalu lintas karena sudah mengambil badan jalan untuk lapak jualannya.
Direktur Operasional PD Pasar, Saharuddin Ridwan mengatakan Pihaknya mendukung kegiatan tersebut untuk menciptakan pasar yang teratur dan nyaman untuk berbelanja.
“Posisi kami hanya membackup kegiatan dari Tripika Kecamatan Bontoala. Tapi kami tetap menurunkan tim penertiban dan pihak Pasar Terong untuk membantu,” ujarnya, akhir pekan lalu.
Sahar mengemukakan, penertiban dilakukan setelah pihaknya beberapa kali membero surat teguran kepada pedagang yang melanggar untuk menata jualannya dan tidak menggunakan badan jalan.
“Ini adalah teguran yang kesekian kalinya. Sekiranya setelah ini mereka tidak mengindahkan ya tentu akan dilakukan tindakan – tindakan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Lurah Tompo Balang, Ahmad Abdullah mengatakan penertiban dilakukan karena banyaknya keluhan masyarakat utamanya pengguna Jalan Terong.
“Ini karena banyaknya keluhan masyarakat. Saya bilang, gampang ji kalau mau ditertibkan. Tapi harus ada kesepakatan dulu. Soal aksinya ada ji aparat, ada ji Satpol PP, tapi kita sepakat dulu. Jangan sampai kita sudah tertibkan malah ada pembiaran,” ujarnya.
Dia menambahkan, persoalan ini timbul karena masyarakat mengeluhkan tidak bisa mengakses jalan tersebut baik dari arah Urip Sumoharjo maupun dari arah Masjid Raya.
“Jadi kami sudah tindak lanjuti. Mulai dari pemberitahuan, lalu rapat Tripika camat, Danramil, Bimmas dan Babinsa. Selanjutnya kita sekarang tindaki pedagang yang madih membandel,” terang Ahmad.
Menurutnya, ada sejumlah pedagang yang susah diatur. Yang paling bandel adalah penjual melon.
“Coba maki tanya semua pedagang yang ada, jawabanya pasti itu ji kuncinya,” lanjutnya sembari menunjuk ke arah utara pedagang depan kantor Pasar Terong.
Untuk diketahui, penertiban ini dilakukan guna merapikan kembali para pedagang yang sudah melewati space publik.
“Minimal ada space publik, tiga langkah dari garis tengah badan jalan.” Imbuhnya.
Sementara Lurah Wajo Baru, Zulfikar Zainal, mengatakan sebenarnya sejak dulu memang ada rencana penertiban.
“Kita mau ada peneguran dan penataan PKL di sepanjang Jalan Terong. Penataan ini bertujuan agar mobilitas dan akses pembeli di Pasar Terong lancar, sehingga masyarakat dapat ke pasar dengan nyaman dan tertib,” tandasnya.(rhm)
Ratusan PKL Pasar Terong Ditertibkan
