MAKASSAR, BKM — Hasil perhitungan cepat atau quick count yang digelar sejumlah lembaga survei dalam pesta pemilu kepala daerah serentak di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Sulsel sudah disampaikan ke publik.
Hasil kemenangan sementara versi cuick count ini biasanya disambut para calon dan pendukungnya dengan melakukan euforia. Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, para calon dan pendukungnya untuk tidak bereuforia.
Hal itu diungkapkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Pol Merdisyam didampingi Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana saat turun langsung memantau Tempat Pemungutan Suara (TPS), di wilayah Kecamatan Makassar dan Mamajang, Rabu pagi (9/12).
”Kami mengimbau kepada calon wali kota dan wakilnya, begitu pun bupati dan wakilnya, setelah beredar hasil survei dari sejumlah lembaga survei dan hasilnya unggul sementara, diharap untuk tidak bereuforia. Mengingat dengan situasi pandemi. Jadi jangan berkumpul-kumpul. Apalagi tiap hari penderita Covid-19 semakin bertambah,” kata Kapolda Sulsel.
Orang nomor wahid dilingkup Polda Sulsel ini juga mengingatkan komitmen untuk calon kepala daerah terkait dengan Covid-19 untuk bersama-sama mengantisipasinya dengan cara mengingatkan masing-masing pendukung dan warganya.
”Jadi kita saling mengingatkan guna mencegah penyakit menular berbahaya tersebut yang tak lain menghindari dengan cara menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker (3M),” harap Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam. (ish/b)
Kapolda Imbau Calon Wali Kota dan Bupati tidak Bereuforia
