Site icon Berita Kota Makassar

Serapan Anggaran Pemkot Masih 62,38 Persen

MAKASSAR, BKM– Penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Makassar masih rendah di pengujung tahun 2020 ini.

Menurut Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, posisi belanja Pemkot Makassar hingga akhir November baru sekitar 62,38 persen.”Sampai akhir bulan November, penyerapan baru sekitar 62,38 persen. Itu secara umum,” ungkap Rahmat.
Dia pun berharap segala kegiatan yang berkaitan program prioritas, begitu juga kegiatan yang sifatnya mendesak, bisa cepat direalisasikan di sisa hari terakhir Desember.
Lebih jauh dia mengemukakan, dibanding tahun-tahun sebelumnya, penyerapan anggaran tahun ini memang berjalan lamban. Baru pada posisi Oktober hingga saat ini, ekonomi mulai menggeliat. Beberapa kegiatan sudah bisa dimaksimalkan.
“Kondisi Maret sampai Mei kan kita tidak pernah prediksi akan terjadi pandemi covid. Ada pembatasan-pembatasan aktifitas terjadi. Sehingga pola penganggaran dan program kegiatan harus disesuaikan,” jelasnya.
Akibat rendahnya penyerapan anggaran tahun ini, Pemkot Makassar memprediksi sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) sebesar Rp300 miliar lebih.
“Silpa tahun ini sudah masuk di program penganggaran tahun depan sekitar Rp300 miliar,” jelasnya.(rhm)

Exit mobile version