Site icon Berita Kota Makassar

Pemkot Akan Gelar Mutasi Besar-besaran

MAKASSAR, BKM–Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin berencana akan melakukan mutasi besar-besaran, pascaperhelatan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Makassar yang baru saja berlangsung.

Mutasi ini dilakukan untuk mengisi jabatan lowong di Pemkot Makassar. Informasi yang diperoleh BKM, ribuan pejabat akan dirotasi dan mutasi.
Rudy Djamaluddin mengatakan, mutasi dan rotasi dilakukan guna memaksimalkan kinerja seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkot Makassar.
Bukan hanya eselon III dan IV, Rudy juga bakal mengisi posisi eselon II yang merupakan jabatan kepala OPD yang saat ini masih lowong dan diisi oleh pelaksana tugas.
“Kami mau mengoptimalkan seluruh kinerja SKPD di tahun 2021. Semoga bisa, sudah siap,” kata Rudy saat ditemui di Hotel Gammara, Kamis (10/12).
Dia menambahkan, kekosongan jabatan yang ada harus diisi dengan harapan bahwa pondasi atau struktur pemerintah kota bisa semakin kuat. Agar bisa segera mendorong program-program yang telah disiapkan oleh pemerintah yang akan terpilih nanti.
Ia memastikan mutasi akan dilakukan secepat mungkin, mengingat Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020 telah selesai. Bahkan, izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pun sudah dikantongi.
“Segera mungkin. Sudah ada (izin),” tambahnya.
Mutasi ini, ditegaskan Rudy, tidak ada sangkut pautnya dengan kepentingan politik. Menurutnya, sudah kewajiban dirinya untuk memastikan pemerintahan dengan seluruh perangkatnya berjalan dengan baik.
“Iya, dari awal kita ingin lakukan, hanya kadang ada juga yang melihat kalau melakukan pengisian itu selalu dipandang bahwa ada kepentingan politik dan lain-lain. Sehingga tunggu pilkada selesai baru isi,” ujarnya.
“Itu adalah kewajiban pemerintah untuk memaksimalkan kinerja pemerintahan dan bisa maksimal kalau yang bertugas bertanggung jawab itu bersifat definitif,” tutup Rudy.(rhm)

Exit mobile version