MAKASSAR, BKM– Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin berjanji segera melakukan mutasi pejabat baik eselon II maupun eselon III dan IV dalam waktu dekat ini. Bahkan mutasi dipercepat sebelum pelantikan wali kota dan wakil wali kota Makassar yang baru terpilih di Pilwali Makassar, 9 Desember lalu.
Saat ini kata Rudy, pihaknya masih menggodok nama-nama pejabat yang akan dimutasi dan mengisi jabatan eselon II. Apalagi pengisian jabatan lowong harus sesegera mungkin dilakukan. Karena jika tidak, ada sendi pemerintahan yang tidak berjalan maksimal.
“Kewajiban kita untuk mengisinya supaya pemerintahan bisa berjalan optimal. Segera kita akan melakukan,” ungkapnya saat ditemui di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (14/12).
Intinya, kata dia, bagaimana mengoptimalkan gerakan pemerintah dengan menempatkan orang-orang yang kapabel. Karena jika diisi oleh pelaksana tugas, bagaimanapun tidak akan maksimal.
“Yang rugi masyarakat. Harus dilayani dengan baik dan benar. Karena belum ada orangnya, menjadi tidak maksimal,” ungkapnya.
Dia mengatakan, khusus untuk jabatan eselon II, sesuai regulasi, harus melewati proses lelang jabatan.
“Eselon II regulasinya lelang, sesegera mungkin. Karena ada tahapan administrasi yang harus kita lewati.
Mudah-mudahan terlaksana secepatnya,” ungkapnya.
Diprediksi, pengisian jabatan lowong tersebut sudah rampung seluruhnya sebelum pelantikan wali kota baru terlaksana.
Bukan hanya eselon II, mutasi dan rotasi juga bakal dilakukan untuk pejabat eselon III dan IV. Diperkirakan ribuan orang bakal terkena dampak mutasi besar-besaran tersebut.
Pj Wali Kota mengatakan, kekosongan jabatan yang ada harus diisi dengan harapan bahwa pondasi atau struktur pemerintah kota bisa semakin kuat. Agar bisa segera mendorong program-program yang telah disiapkan oleh pemerintah yang akan terpilih nanti.
Ia memastikan mutasi akan dilakukan secepat mungkin, mengingat Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020 telah selesai. Bahkan, izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pun sudah dikantongi.
Mutasi ini, ditegaskan Rudy, tidak ada sangkut pautnya dengan kepentingan politik. Menurutnya, sudah kewajiban dirinya untuk memastikan pemerintahan dengan seluruh perangkatnya berjalan dengan baik.
Khusus untuk jabatan eselon II yang saat ini diisi pelaksana tugas, diantaranya Kepala Dinas Kearsipan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Penataan Ruang, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD),Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk-KB). (rhm)
