MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Makassar membeberkan besaran anggaran di Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, utamanya anggaran kelanjutan pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga yang menelan anggaran hingga Rp250 miliar, pembenahan anjungan Pantai Losari Rp10 Miliar, hingga pembangunan gedung parkir di balai kota di APBD 2021.
Anggota Banggar DPRD Makassar, Hasanuddin Leo mengatakan, anggaran di Dinas Pekerjaan Umum memiliki pos anggaran terbesar kedua setelah Dinas Pendidikan Kota Makassar. Olehnya itu, diperlukan pengawasan yang lebih maksimal. Apalagi di tengah upaya pemerintah kota membangkitkan kembali roda perekonomian akibat dampak pandemi covid-19.
“Asumsi kita kemarin menyetujui anggaran pelebaran itu yang mencapai Rp250 miliar, dengan catatan asalkan Pmerintah bisa menyertai dengan hak alas atau sertifikasinya. Jadi kalau tidak ada itu, anggaran itu tidak bisa digunakan,” ungkapnya, Senin (14/12).
Lanjut legislator Fraksi PAN Makassar ini bahwa ,Dinas PU memiliki pos anggaran sebesar Rp813,86 miliar atau 19,27 di APBD 2021. Karena dibanding OPD lain Dinas Pekerjaan Umum saja yang naik hampir Rp70 miliar dari APBD 2020 kemarin yang hanya Rp744,54 miliar.
“Itu estimasi anggaran untuk pendestrian, pembenahan pantai anjungan yang anggarannya Rp 10 M, dan pembangunan gedung parkir di balai kota,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara. Menurutnya, anggaran dinas PU utamanya pembangunan parkir perlu dipertimbangkan matang oleh Pemkot Makassar. Selama dampak yang diberikan baik dan bermanfaat, ia meyakini, dewan akan sejalan dengan Pemkot Makassar.
“Kita lihat perencanaannya, apa perencanaannya kita mau lihat siapa yang mau parkir di sana, kita lihat apa kebutuhannya, semua kan harus melalui satu perencanaan dan program apalagi ini sampai menelan angka Rp 50 M yah kalau saya tidak salah,” ujarnya.(ita)
