MAKASSAR, BKM — Senin (14/12) malam. Jarum jam menunjuk pukul 22.00 Wita. Sebuah mobil mewah berwarna hitam dikelilingi banyak orang. Ada di antaranya aparat kepolisian berseragam lengkap.
Kaca pintu depan samping kanan mobil Toyota Fortuner DD 1029 DT itu telah pecah. Tampak di belakang setir duduk seorang pria paruh baya dengan sabung pengaman terpasang di badannya. Ia sudah tak bernyawa. Kejadian ini berlangsung di Jalan Tentara Pelajar, tepat di depan Rumah Makan Pallukaloa.
Dari identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang ditemukan di lokasi kejadian, korban bernama Andi Adnan Kadir. Berusia 50 tahun. Beralamat di Alliri Tengngae, Kecamatan Turikale, Maros. Seorang wiraswasta.
Informasi yang diperoleh di tempat kejadian, menyebutkan keberadaan korban pertama kali diketahui oleh seorang juru parkir bernama Fajar (27). Awalnya ia melihat mobil yang dikemudikan korban terparkir di depan rumah makan. Namun hingga pukul 22.00 Wita kendaraan tersebut tidak berpindah dari posisinya, walau sudah parkir cukup lama.
Diapun berinisiatif untuk mengintip dari balik kaca jendela mobil. Fajar mendapati pengemudinya duduk dan bersandar di kursi depan setir mobil dengan kondisi kaku tak bergerak. Ia lalu menyampaikan kepada warga sekitar.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Iptu Theodorus Echeal Setiyawan, menjelaskan kronologis kejadian sesuai keterangan saksi. Kata dia, mobil korban terlihat oleh jukir mulai terpakir sekitar pukul 16.00 Wita. Namun, hingga pukul 22.00 Wita, atau kurang lebih enam jam lamanya diparkir, kendaraan tersebut tidak bergeser dari tempatnya.
”Saksi bernama Fajar yang berprofesi sebagai juru parkir curiga, karena mobil sudah lama parkir tapi tidak pergi. Dia lalu mendatangi mobil itu dan memeriksanya. Ternyata di dalamnya sopirnya sendirian di kursi depan setir. Kemudian saksi memberitahu warga sekitar. Saat diperiksa, ternyata korban sudah meninggal dan langsung dilaporkan ke Polres Wajo,” terang Iptu Theodorus Echeal, kemarin.
Dari hasil pemeriksaan terhadap jasad korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga ia meninggal dunia karena sakit. Selanjutnya jenazahnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangakara. Tak lama berselang, pihak keluarga datang ke rumah sakit untuk mengambil jenazah lalu dibawa pulang ke kampung halamannya di rumah duka di Kabupaten Maros. (jul)
Enam Jam Diparkir, Sopir Meninggal di Dalam Mobil
