Site icon Berita Kota Makassar

Belasan Pemuda Terduga Maling Digulung

MAKASSAR, BKM — Belasan pemuda yang diduga merupakan pelaku pencurian di toko kawasan Pasar Cidu, disergap saat sedang asyik berkumpul di wilayah Bontoala, Mereka kemudian dikumpulkan di halaman Mapolrestabes Makassar.
Penangkapan belasan pemuda yang diduga maling tersebut, saat tim Penikam Polrestabes Makassar menerima aduan pemilik toko di kawasan Pasar Cidu yang mengaku jika barang jualannya kerap dibobol maling.
”Pemilik toko saat mengetahui barang jualannya hilang, tidak langsung melaporkan peristiwa dialaminya. Namun ia mengintai pelaku. Setelah terkuak pelakunya, pihak pemilik toko menyampaikan kepada kami saat sedang berada di dekat toko miliknya,” jelas Komandan Tim Penikam (Katim) Penikam, Ipda Arief Muda, Rabu (16/12).
Menurut pemilik toko (korban), sambungnya, pelaku saat melancarkan aksinya terbilang lihai. Ia mengambil barang di toko korban dengan menggunakan bambu. ”Kala pelaku beraksi, mereka menggunakan bambu. Bambu lalu dimasukkan ke sebuah lubang di bangunan toko korban untuk menjarah barang di toko korban. Kejadian itu pun diketahui korban karena barang di tokonya semakin berkurang sementara tidak ada yang beli,” kata korban yang dikutip Katim Penikam.
Setelah mendengar keluh kesah korban, tambah Katim Penikam, pihaknya dengan sigap menyelidiki keberadaan kawanan pelaku yang sudah dikantongi ciri-cirinya. Hasil penyelidikan berbuah hasil.
”Kawanan pelaku yang tengah asyik berkumpul di wilayah Bontoala berhasil kami sergap setelah sebelumnya kami terlibat kejar-kejaran,” kata Katim Penikam.
Kawanan terduga pelaku maling yang berjumlah belasan orang itu, kemudian diangkut ke Polrestabes Makasar untuk diperiksa. Selanjutnya dilakukan koordinasi ke Polres Pelabuhan Makassar. Sebab, lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di wilayah perbatasan.
”Belasan pelaku kami serahkan ke Polres Pelabuhan Makassar. Sebab TKP-nya berada di wilayah hukumnya. Dari belasan yang diamankan akan diperiksa untuk diketahui otak pelakunya,” tandas Katim Penikam, Ipda Arief Muda (ish/b)

Exit mobile version