Site icon Berita Kota Makassar

Enam Petahana Oppo, Dua Tumbang

MAKASSAR, BKM — Komisi Pemilihan Umum telah melakukan rapat pleno penghitungan suara atau rekapitulasi hasil pemilihan wali kota (pilwali) Makassar dan pemilihan bupati (pilbup) di 11 daerah, 14 hingga 16 Desember 2020. Selanjutnya, pada Kamis (17/12) hari ini, KPU akan melakukan pleno penetapan pasangan calon sebagai pemenang pilwali dan pilbup.
Hasil rekap sebahagian KPU telah menempatkan sejumlah pemenang. Namun, hingga berita ini dibuat masih ada KPU yang belum menyelesaikan proses rekapitulasi.
Dari pilkada serentak tahun ini di Sulsel, terdapat enam petahana kembali terpilih. Masing-masing Adnan Purichta Ichsan yang berpasangan dengan Abdul Rauf Malaganni Karaeng Kio di Gowa, Basli Ali yang menggandeng Syaiful Arif di Selayar, Suardi Saleh yang berpasangan dengan Aska Mappe di Barru, serta Andi Kaswadi Razak yang menggandeng Luthfi Halide di Soppeng. Dua petahana lainnya, yakni Thorik Husler yang mengandeng Budiman di Luwu Timur serta Indah Putri Indriani yang menggandeng Suaib M di Luwu Utara
Adapun dua petahana yang tumbang yakni pasangan Nicodemus Biringkanae-Viktor Datuan Batara di Toraja, serta pasangan Kalatiku Paembonan- dr Etha di Toraja Utara.
Tiga pemenang lainnya yakni pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi di Makassar, Andi Muchtar Ali Yusuf-HA Edy Manaf di Bulukumba, pasangan Chaidir Syam-Suhartina Bohari di Maros dan pasangan Mohammad Yusran Lologau-Syahban Sammana di Pangkep. Dua lainnya, yakni pasangan Theofilus Allorerung-Zadrak Tombeq di Toraja, serta pasangan Yohannis Bassang-Viktor Palimbong di Toraja Utara.
Dari 33 pasangan yang bertarung, terdapat tujuh wakil bupati yang kalah. Yakni Tomy Satria di Bulukumba, Dr Zainuddin di Selayar, Andi Harmil Mattotorang di Maros, Viktor Datuan Batara di Toraja, Yosia Rinto Kadang di Toraja Utara, Irwan Bachri Syam di Luwu Timur, dan Moh Thahar Rum di Luwu Utara.
Dua wakil bupati yang kembali terpilih yakni Abdul Rauf Malaganni di Gowa, serta Syahban Sammana di Pangkep.
Pilbup serentak kali ini juga menjadi ajang bagi kaum perempuan, sebab diikuti lima srikandi. Hanya saja, yang sukses baru tiga, yakni Indah Putri Indriani, Fatmawati Rusdi, dan Suhartina Bohari. Dua lainnya yang belum beruntung, yakni Murniati Makking dan dr Etha R.
KPU Kota Makassar mengumumkan pasangan nomor urut satu, M Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi sebagai pemenang berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara. Sesuai hasil akhir rekapitulasi penghitungan suara tingkat KPU Makassar pada 15 kecamatan, Adama (akronim Danny-Fatma) menang serta berhasil unggul secara signifikan di 14 kecamatan. Total perolehan sebanyak 218.908 suara atau 41,3 persen.
“Rekapitulasi hasil penghitungan suara pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota Makassar dengan ini dinyatakan disahkan,” ucap Faridl Wajdi, Ketua KPU Makassar saat rapat pleno pengumuman hasil rekapitulasi, Selasa (15/12) malam.
Perolehan suara urutan kedua ditempati pasangan nomor urut dua Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman) yang meraih 184.094 suara atau 34,7 persen. Pasangan ini hanya unggul di satu kecamatan.
Di posisi selanjutnya pasangan nomor urut tiga Syamsu Rizal MI-Fadli Ananda (Dilan), memperoleh 100.869 suara atau 19,0 persen. Sedangkan nomor urut empat Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin NH (Imun) sebanyak 25.817 atau 4,9 persen.
Jumlah suara sah hasil rekapitulasi sebanyak 529.668. Sementara suara tidak sah 7.897. Suara pemilih laki-laki sebanyak 233.881, pemilih perempuan 283.812. Total suara sah dan tidak sah tercatat 537.585.
Pengumuman hasil rekapitulasi dihadiri Komisioner KPU, Bawaslu, Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK), serta empat saksi pasangan calon. Pengumuman perolehan suara ini juga ditandai penandatangan berita acara hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat Kota Makassar untuk selanjutnya dilaporkan ke KPU Sulsel dan KPU RI.
Di Kabupaten Gowa, pasangan Adnan Purichta-Abdul Rauf menang mutlak dengan 91,22 persen sedangkan kolom kosong atau Koko hanya mendapat 8,78 persen. Ketua KPU Kabupaten Gowa Muhtar Muis mengatakan, hasil perolehan suara yang didapat pasangan Adnan-Kio berhasil memecahkan rekor kemenangan tertinggi di Sulawesi Selatan. Bahkan sepanjang pelaksanaan pesta demokrasi di daerah berjuluk Butta Bersejarah ini.

“Dari rekap data KPU, mulai dari tingkat TPS kecamatan dan kabupaten, pasangan Adnan-Kio meraih suara terbanyak mengalahkan kotak kosong,” ujarnya.

Selain perolehan suara yang tinggi, rekor yang berhasil dipecahkan adalah partisipasi pemilih, yakni sebesar 79,17 persen. Angka itu meningkat dibanding partisipasi pemilih pada pilkada 2010 yang angkanya 74,71 persen. Sementara pada pilkada 2015 sebesar 67.75 persen. 

Komisioner KPU yang akrab disapa Utta itu, mengakui bahwa perolehan suara yang diraih Adnan-Kio juga melebihi target nasional dari KPU pusat, khususnya tingkat partisipasi pemilih di pilkada serentak 2020 sebesar 77,5 persen.

“Alhamdulillah, kita bisa melampaui target nasional. Walaupun di tengah pandemi, masyarakat memiliki keinginan yang sangat besar menggunakan hak pilihnya untuk memilih kepala daerahnya,” terangnya. 

Hasil rekap KPU ini tidak berbeda jauh dengan hasil perhitungan cepat  (quick count) yang dikeluarkan oleh lembaga survei  nasional, yakni Jaringan Suara Indonesia (JSI) dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA beberapa jam setelah diadakannya perhitungan suara. Pada hitungan cepat dari JSI, perolehan suara Adnan-Kio sebesar 91,24 persen, sementara pemilih kolom kosong 8,77 persen. Kemudian, untuk hitungan cepat dari PT LSI, pasangan Adnan-Kio mengantongi suara 90,28 persen. Sedangkan koko 9,09 persen.
Untuk pilbup Bulukumba, perolehan suara masing-masing paslon telah dituangkan dalam Berita Acara Surat Keputusan KPU Bulukumba Nomor: 501/PL.02-6-Kpt/7302/KPU-Kab/XII/2020 tanggal 15 Desember 2020 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba Tahun 2020.
Pasangan nomor urut satu Andi Hamzah Pangki-A Murniati Makking meraih 12.571 suara, nomor urut dua H Askar HL-Arum Spink 67.855 suara, nomor urut tiga Tomy Satria Yulianto- HA Makkasau 63.672 suara, serta nomor urut empat Andi Muchtar Ali Yusuf- HAndi Edi Manaf 92.978 suara.
Adapun di Selayar, pasangan Basli Ali-Saiful Arif kembali unggul dengan 47.421 suara. Sedangkan pasangan Zainuddin-Aji Sumarno memperoleh 29.118 suara berdasarkan rekap dari PPK.
Di pilbup Maros, pasangan Chaidir-Suhartina unggul 42,7 persen, disusul pasangan Harmil-Ilham dengan 32,2 persen serta Tajerimin-Havid Pasha 25,1 persen.
Pilbup Pangkep, menempatkan pasangan Yusran-Syahban pemenang dengan 36,1 persen, disusul Rahman Assagaf-Muammar Muhayyang 27,2 persen. Lalu pasangan Andi Ilham Zainuddin-Rismayani 20,9 persen, serta pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi 15,9 persen,
Di pilbup Barru, pasangan Suardi Saleh-Aska Mappe unggul 46,36 persen, disusul pasangan Malkan Amin-Andi Salahuddin Rum dengan 34,05 persen, sedangkan pasangan Mudassir Hasri Gani-Aksah Kasim 19,59 persen.
Untuk pilbup Soppeng, pasangan Andi Kaswadi Razak-Lutfi Halide unggul 114.251 suara, sementara kolom kosong (koko) mendapat 18.087 suara dari 132.338 suara yang diperebutkan.
KPU Tana Toraja juga telah melakukan rekap dari 19 PPK. Pasangan nomor urut satu Theofilus Allorerung-Zadrak Tombeq (The-Za) memperoleh 57.057 suara atau 41,09 persen. Disusul pasangan petahana Nicodemus Biringkanae-Viktor Datuan Batara (Nivi) sebesar 51.628 suara atau 37,18 persen, dan pasangan Al-John sebesar 30.159 suara atau 21,72 persen.
Sementara di Toraja Utara, pasangan Yohannis Bassang-Viktor Palimbong unggul 43,5 persen sedangkan Kalatiku Paembonan-Etha 39,7 persen dan Yosia Rinto Kadang hanya meraih 16,7 persen.
Pertarungan head to head di Luwu Timur tetap dimenangkan petahana Thoriq Husler dengan memperoleh dukungan 52,8 persen. Sementara penantangnya Irwan bahri Syam 47,2 persen. Adapun di Luwu Utara Indah Putri unggul 45,43 persen. Disusul Moh Thahar Rum dengan 28,05 serta Arsyad Kasmar hanya 26,52 persen. (jun-min-gus-udi)

Exit mobile version