MAKASSAR, BKM — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Pol Merdisyam menurunkan tim Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Sulsel untuk menguber pelaku pengeboman di dua titik pos lalulintas (Polantas). Dimana, aksi pengeboman itu dilakukan orang tak dikenal (OTK).
Orang nomor wahid di tubuh Polri Sulsel ini menyebutkan, insiden pengeboman molotov terjadi secara bersamaan di dua titik lokasi. Yakni pos Lalulintas 704 di bawah jembatan flyover, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar dan Jalan Sultan Alauddin, Kabupaten Gowa.
”Dua pos lalulintas di dua titik lokasi dilempari bom molotov oleh OTK dan kejadiannya secara bersamaan. Itu kejadian di pos Polantas Jalan AP Pettarani, Kota Makassar dan pos Polantas di Jalan Sultan Hasanuddin, Kabupaten Gowa. Kejadian itu diketahui setelah petugas kepolisian yang sementara melintas mengecek pos lalulintas tersebut,” beber Kapolda.
Tidak ada korban luka dari kejadian itu. Namun fasilitas negara, kata Kapolda, mengalami kerusakan. Atas kejadian itu, pihakanya menerjunkan tim Ditkrimum Polda Sulsel untuk menyelidiki.
”Kami telah menurunkan tim Ditkrimum menguber pelaku. Polrestabes juga telah membentuk tim untuk menguber kelompok pelaku,” kata Kapolda, Selasa (15/12).
Kendati demikian, pihaknya terus memantau perkembangan penyelidikan dari personel Ditkrimum dan Polrestabes Makassar. Hanya saja, pihaknya belum bisa menyimpulkan proses penyelidikan.
”Tunggu saja hasilnya biar tim bekerja dulu. Kalau pelakunya diamankan tentunya akan diinfokan,” cetusnya.
Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mawas diri dan tidak berkerumun, sebab masih pandemi. ”Warga diharap selalu mawas diri dan tidak berkumpul-kumpul,” Situasi masih pandemi,” tegas Kapolda. (ish/b)
Kapolda Turunkan Tim Ditkrimum
