Site icon Berita Kota Makassar

Muzayyin Pimpin Rombongan DPRD ke Kemensesneg

MAKASSAR, BKM–Wakil ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif, memimpin rombongan anggota DPRD Sulsel membawa aspirasi masyarakat Aliansi Umat Sulawesi Selatan ke Kementrian Sekretariat Negara (Kemensesneg), Rabu (16/12).
Rombongan DPRD Sulsel diterima langsung oleh Deputi Menteri Sekneg di Kemensesneg, di Jakarta kemarin.
Kunjungan DPRD Sulsel yang membawa aspirasi umat itu diterima langsung oleh Kepala Deputi Bidang Hukum Kelembagaan dan Kemasyarakatan. Dia hadir beserta jajaran asisten deputi di Kementrian tersebut guna memberikan kesempatan pada masyarakat menyampaikan aspirasi dari daerahnya.
Muzayyin menjelaskan aspirasi umat islam Sulsel yang disampaikan tersebut mendapat respon baik dan positif dari jajaran pengambil kebijakan kementrian yang dipimpin oleh Pratikno tersebut.
“Pak deputi yang menerima kami berjanji akan menyampaikan aspirasi umat di Sulsel ke Menteri Polhukam,” ujar Legislator PKS itu.
Muzayyin berharap, aspirasi masyarakat Sulsel tersebut bisa didengarkan oleh pemerintah. Sebab negara kita menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, utamanya pada sila ke 5 yang memuat keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Kita mendorong agar pemerintah bersikap adil dan penegakan hukum dalam proses ini dapat berlangsung secara profesional dan proporsional, Sebab konstitusi negara menganatkan hal tersebut,” tuturnya.
Muzayyin datang bersama rombongan pembawa aspirasi yang berjumlah 8 orang, yakni Dr Usman Lonta, HM Syarif Patta, Hengky Yasin, Jufri Sambara, Dan Pongtasik, A Nurhidayati dan A Irma.
Sebelumnya, sejumlah pimpinan dan aktivis ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Umat Sulsel mendatangi kantor DPRD Sulsel, di Jalan Urip Sumohardjo, Kota Makassar, Senin (14/12).
Kedatangan mereka dalam rangka menyampaikan aspirasi terkait kasus yang menewaskan enam orang anggota laskar khusus Front Pembela Islam (FPI) pada 7 Desember lalu, serta perihal penahanan Habib Rizieq Shihab setelah diperiksa di Polda Metro Jaya, DKI Jakarta
Juru bicara Aliansi Umat Sulsel, Ustadz Muhammad Ikhwan Jalil, menyampaikan bahwa gerakan ini adalah gerakan moral yang didasari atas keprihatinan sejumlah tokoh Islam Sulsel terhadap kondisi negeri saat ini, termasuk dengan penahanan Habib Rizieq Shihab. (rif)

Exit mobile version