MAKASSAR, BKM — Pengurus Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Makassar menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) di Warkop dg Anas, Sabtu (19/12).
Musdalub dihadiri sejumlah klub pemilik suara dan pengurus FOPI demisioner. Amry Yahya sebagai calon tunggal yang maju di Musdalub ditetapkan sebagai Ketua FOPI Makassar terpilih periode 2020-2025 menggantikan Mulyono Caco yang terpilih sebagai pengurus FOPI Sulsel periode 2020-2025.
Mulyono Caco dalam sambutannya usai Musdalub mengatakan dirinya memilih mengundurkan diri sebagai Ketua FOPI Makassar agar tidak terjadi konflik kepentingan. Apalagi dirinya juga baru saja dilantik sebagai pengurus FOPI Sulsel.
Selama memimpin FOPI Makassar jelas Mulyono sudah banyak hal yang dilakukan. Sebut misalnya membenahi struktur kepengurusan, membentuk klub, menggelar turnamen dan sejumlah pelatihan wasit serta pelatih.
“Meskipun saya telah mengundurkan diri sebagai ketua bukan berarti saya meninggalkan FOPI. Saya tetap di FOPI dan hati saya sudah menyatu dengan FOPI Makassar,” ujar Mulyono.
Sementara Ketua FOPI terpilih Amry Yahya mengatakan kedepan bersama seluruh jajaran pengurus akan melakukan gebrakan guna memasyarakatkan olahraga petanque di Makassar.
Melakukan pembinaan di sekolah pada semua tingkatan SMP dan SMA serta perguruan tinggi.
“Dengan kerjasama seluruh pengurus, Insyaallah FOPI Makassar kedepan akan jauh lebih baik,” tandas Amry.
Penasehat FOPI Makassar Suarman meminta kepada ketua terpilih sekaligus sebagai ketua formatur untuk segera menyusun komposisi kepengurusan dan merumuskan program kerja lima tahun ke depan.
“Langsung susun pengurus dan bekerja sesuai program yang telah disusun. Koordinasi dengan KONI Makassar selaku pembina cabor di Makassar agar program yang dijalankan bisa terlaksana dengan baik,” tukas Suarman. (Ila)
