Site icon Berita Kota Makassar

Tol Layang Bisa Digunakan dalam Kondisi Darurat

MAKASSAR, BKM– Tol layang AP Petta Rani siap untuk difungsikan. Kendati masih ada beberapa pekerjaan yang perlu disempurnakan seperti pemasangan lampu.
Kendati sudah hampir rampung, tol layang AP Petta Rani belum bisa diuji coba. Apalagi digunakan untuk umum.
Walau demikian, beredar sebuah video yang menunjukkan rombongan salah seorang menteri menggunakan tol layang tersebut.
Direktur Utama PT Bosowa Marga Nusantara, Anwar Toha mengemukakan, sebenarnya tol layang AP Petta Rani sudah bisa difungsikan jika dalam kondisi darurat. Namun, harus terlebih dahulu minta ijin pada pengelola.
Alasannya, dikhawatirkan jika ada pekerja yang masih melakukan aktifitas dan pekerjaan finishing.
“Jadi sebenarnya sudah rampung dan sudah bisa dilewati, namun memang belum resmi dan belum bisa dilintasi untuk umum. Kalau izin dan darurat bisa. Yang kemarin rombongan menteri, karena kejar pesawat baru macet di bawah karena lagi dikerjakan,” ungkap Anwar saat dihubungi BKM, Senin (21/12).
Dia melanjutkan, secara umum, seluruh pekerjaan utama sudah rampung semua. Termasuk pemasangan pipa drainase yang dihubungkan ke saluran pipa utama.
Sekarang, kata dia, pekerjaan fokus pada pengembalian fungsi jalan AP Petta Rani.
Pengaspalan dan penataan dikebut dan ditargetkan bisa rampung akhir Desember 2020 ini.
Kata Anwar Toha, hampir sebagian besar ruas jalan AP Petta Rani sudah diaspal. Tinggal sebagian kecil yang belum.
Soal peresmian jalan tol layang pertama di Indonesia Timur tersebut, menurut Anwar, masih menunggu jadwal dan kesiapan Presiden RI Joko Widodo.
Namun hingga saat ini, pihaknya belum mendapat informasi kapan orang nomor satu tersebut bisa meresmikan proyek strategis tersebut.
Seperti diketahui, peresmian tol layang tersebut mengalami penundaan beberapa kali. Jadwal terakhir yang disampaikan adalah 19 November lalu. Namun, ternyata tetap mengalami penundaan.”Kita terus melakukan update minggu per minggu,” kata Anwar Toha.
Namun dia berharap, peresmian tol layang itu sudah bisa dilaksanakan awal Januari mendatang.”Yah kemungkinan besar akan menyeberang tahun depan,” jelasnya.
Dia masih berharap proyek tersebut bisa diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, bersamaan dengan peresmian sejumlah proyek strategis lainnya di Sulsel.
Sebenarnya, kata dia, proyek tersebut bisa saja diresmikan Menteri PUPR bersama Gubernur Sulsel, namun akan beda gaungnya jika presiden langsung yang akan meresmikannya. (rhm)

Exit mobile version