Site icon Berita Kota Makassar

Dewan Minta Pemkot Atasi Drainase

MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar meminta Pemerintah Kota Makassar melakukan tindakan terhadap banjir yang kini melanda beberapa titik di Kota Makassar, seperti perbaikan dan pembenahan drainase.
Menurut Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara, saat ini warga di dapilnya mengalami korban banjir yang rata-rata warga perumahan.
“Sekarang ini warga didapilku jadi korban banjir, karena di Biringkanayya ada empat kelurahan di mana terlalu banyak perumahan itu airnya di situ hanya berputar dalam perumahan. Kenapa, karena tidak ada jalan keluarnya air, sedangkan poros Paccerakkang, Berua, Daya terjadi penyempitan drainase akhirnya kan tidak terhunung ke luar,” ungkapnya.
Lanjut Legislator Fraksi Demokrat Makassar ini bahwa buruknya sistem drainase di Kota Makassar menjadi salah satu alasan beberapa drainase masih belum terhubung dan mengendap di satu wilayah, yang akibatnya terjadi banjir karena drainase tidak menghubungkan ke saluran utama.

int
Nunung Dasniar

“Banjir ini tiap tahun dan selalu dianggarkan untuk perbaikan drainase. Maunya di tahun 2021 nanti ini ada perencanaan drainase secara komprehensif dan memang inikan yang rata-rata tiap tahun areal-areal perumahan yang mudah terendam banjir,” tuturnya.
Sementara itu, anggota DPRD Makassar, Nunung Dasniar mengungkapkan solusi banjir kini hanya perlu dilakukan pembukaan jalan utama air karena dalam beberapa kasus, banjir ditengarai akibat terjadi pendangkalan sungai.
“Kita harus betul-betul pastikan sungai dan penampungan kita cukup untuk menampung air dengan volume tinggi. Seperti kita lakukan pengerukan sungai Balangturungan itu, dulunya itu air tertinggal di Daya, di Berua kurang lebih dua tiga hari lamanya, tapi setelah dilakukan pengerukan, dua jam tiga jam air habis,” jelasnya. (ita)

Exit mobile version