SINJAI, BKM — Senin malam (28/12) pukul 20.30 Wita. Suasana di Jalan Lamuru, Lingkungan Baru, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai tampak ramai. Warga berkumpul di sebuah rumah.
Seorang remaja pria ditemukan dengan posisi tergantung. Inisialnya IP atau HA. Berusia 25 tahun.
Informasi yang disampaikan Kapolsek Sinjai Utara Iptu Predinalle, korban pertama kali ditemukan oleh sepupunya bernama Widya. Kondisinya ketika itu sudah tak bernyawa. Ia gantung diri di dalam kamarnya.
“Saat itu kamar dalam keadaan terkunci, sehingga saksi berteriak sambil mengetuk pintu kamar. Namun tidak ada yang membukanya. Sehingga saksi mendombrak pintu kamar. Ketika pintu kamar terbuka, saksi melihat korban dalam keadaan tergantung terikat dengan tali nilon,” terang Iptu Predinalle.
Saat itu juga saksi keluar dari rumah untuk meminta tolong kepada saudara dan tetangga. Sekaligus menginformasikan kejadian tersebut kepada polisi.
Kapolsek juga mendatangkan tim medis dari Puskesmas Sinjai Utara untuk dilakukan visum.
“Setelah dilakukan visum, tidak ditemukan tanda-tanda luka pada tubuh korban. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Selanjutnya dibuatkan berita acara oleh Sat Reskrim Polres Sinjai,” ungkap Iptu Predinalle.
Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan yang dikonfirmasi terkait motif korban nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, mengatakan polisi telah meminta keterangan dari dua orang saksi. Mereka yang pertama kali menemukan korban di dalam kamar yang lampunya tidak menyala.
Disebutkan Iwan, saksi pertama merupakan sepupu korban perempuan berinisial W, umur 26 tahun, pekerjaan IRT, alamat Jalan Lamuru, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara. Sementara saksi kedua lelaki R, umur 17 tahun, seorang pelajar yang beralamat di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Lappa Kecamatan Sinjai Utara.
“Berdasarkan keterangan saksi, tidak menutup kemungkinan kematian korban disebabkan karena adanya permasalahan pribadi yang tidak bisa dihadapi dan dijalaninya. Akibatnya, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” ungkap kapolres, kemarin.
Kerabat korban serta warga setempat yang coba dimintai keterangannya, enggan berbicara terkait peristiwa tersebut. (din/c)
