MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar menegaskan, di awal tahun 2021 pemerintah kota Makassar khususnya Dinas Ketenagakerjaan fokus menyelesaikan masalah di sektor ketenagakerjaan.
Anggota DPRD William Laurin mengatakan, Dinas Tenaga Kerja Makassar harus lebih fokus terhadap jumlah pengangguran. Mengatasi jumlah pengangguran harus dimulai dari pendataan rutin terhadap tenaga kerja, khususnya yang terdampak covid-19 agar bisa dipetakan untuk dicarikan solusi.
“Begitu banyak pekerja kita yang terdampak. Bahkan ada yang sampai sekarang menganggur. Makanya, kita mau di awal tahun ini Disnaker mulai mendata. Ini tidak perlu kami bilang. Harusnya Disnaker sudah punya inisiatif. Jangan lagi menunggu data dari BPS. Persoalan ini akan lama. Tidak bisa cepat kita selesaikan,” tandasnya, Minggu (3/1).
Legislator PDIP Makassar ini menegaskan, jika pemkot sudah memiliki data, hal itu bisa dijadikan acuan evaluasi dalam melakukan pembenahan di tahun 2021. Apalagi, dewan masih sering menerima sejumlah pengaduan terkait persoalan kerja dari masyarakat.
“Persoalan ketenagakerjaan erat kaitannya dengan pandemi covid-19. Gelombang PHK hingga pekerja yang dirumahkan bahkan dilaporkan mencapai 30 laporan per harinya. Ini yang kami terima dan harus segera diatasi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan anggota DPRD Makassar Budi Hastuti. Ia mendorong penuntasan persoalan ini dapat diselesaikan hingga triwulan kedua 2021. “Kita memang berharap masalah pengangguran ini selesai tahun ini. Harus ada solusi yang diberikan pemkot bagi para pekerja yang dirumahkan dan terkena PHK,” tandasnya.
”Kami juga sudah bicarakan bersama dengan pemerintah kota. Intinya kita akan pastikan hal ini tuntas. Komunikasi sudah dijalin dengan perusahaan-perusahaan,” tambahnya. (ita)
Dewan Minta Disnaker Atasi Pengangguran dan PHK
