Site icon Berita Kota Makassar

Danakini Pertemukan Pemilik dan Peminjam Dana

MAKASSAR, BKM — PT Dana Kini Indonesia atau Danakini secara resmi mendapatkan izin usaha Perusahaan Penyelenggara Layanan Pinjam Uang berbasis teknologi informasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Izin usaha ini berdasarkan surat keputusan dengan nomor KEP-46/D.05/2020Berdiri pada tahun 2017,
Danakini yang dapat diakses melalui website www.danakini.co.id, merupakan salah satu anak usaha Kawan Lama Group yang bergerak dibidang layanan finansial berbasis teknologi Informasi (Fintech Lending).
Danakini mempertemukan pemilik dan peminjam dana ditiga sektor utama, yakni pembiayaan konsumen (perlengkapan rumah dan gaya hidup), pembiayaan industri mikro dan pinjaman tunai karyawan.
Gregory S Widjaja selaku CEO Danakini menjelaskan, di tengah perkembangan teknologi finansial (fintech) di Indonesia, Danakini menghadirkan layanan keuangan berbasiskan teknologi. Sehingga masyarakat mendapatkan akses ke pendanaan secara cepat dan terjangkau.
Menurut Gregory, hal ini dimungkinkan dengan penerapan teknologi seperti Artificial Intelligence, Machine Learning, dan Robotic. Izin usaha ini kian memacu Danakini untuk senantiasa menjadi penyedia layanan yang aman dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan dapat memperluas inklusi keuangan di Indonesia.
”Hingga saat ini, Danakini telah membantu sekitar 85 ribu peminjam dengan total akumulasi pinjaman berkisar Rp670 miliar. Danakini juga telah mendapatkan sertifikat ISO 27001 2013 dalam sistem manajemen keamanan informasi, serta meraih penghargaan Fintech Pinjaman Karyawan Terbaik 2020 dari Dunia Fintech,” kata Gregory.
Ditambahkan, Danakini menawarkan tiga layanan finansial dengan bunga yang sangat menarik, dengan proses yang mudah dan persetujuan instan dalam hitungan menit. Pertama adalah kini Cintaku yaitu cicilan tanpa kartu kredit yang memberikan layanan pembiayaan bagi pelanggan ACE dan INFORMA dengan bunga ringan hanya 1,99 persen per bulan. Kedua adalah kini Flexi yaitu pinjaman bunga rendah untuk karyawan di perusahaan yang bekerjasama dengan Danakini, mulai dari 1 persen per bulan. Ketiga adalah kini usaha yang dapat membantu usaha melalui pembelian peralatan usaha dan modal usaha hingga Rp2 miliar.
”Kami berharap layanan finansial Danakini bisa mendukung peningkatan potensi ekonomi di Indonesia, melalui akses pembiayaan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, serta akses permodalan untuk membantu perkembangan usaha,” tutup Gregory. (mir)

Exit mobile version