Site icon Berita Kota Makassar

NA: Jangan Risau, Kita Harus Gembira

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah, menegaskan bahwa tahun 2021 ini seluruh elemen di lingkup pemprov fokus mengurus pandemi covid-19. Hal tersebut disampaikan di rapat kerja pelaksanaan kegiatan anggaran tahun 2021 dan evaluasi kegiatan tahun 2020.
“Untuk saat ini kita massif fokus urus soal pandemi covid-19, karena bukan hanya mengguncang manusia tapi juga mengguncang ekonomi kita,” kata Nurdin Abdullah, kemarin.
Ia mengaku, sebelum pertemuan ini, dirinya sudah mengumpulkan seluruh direktur rumah sakit lingkup Pemprov Sulsel dan kepala Dinas Kesehatan Sulsel. Tujuannya untuk membicarakan soal kenaikan angka kasus positif covid-19 di Sulsel.
“Kemarin saya kumpulkan seluruh direktur rumah sakit dan kepala Dinas Kesehatan, karena peningkatan kasus lebih tinggi saat ini dibandingkan dengan di awal-awal mulai pandemi. Hal ini diimbangi juga dengan jumlah spesimen kita dari 1.200, sekarang mencapai 4.000 per harinya,” urainya.
Olehnya itu, Nurdin Abdullah mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terlalu risau dengan kenaikan angka kasus positif covid-19. Karena hal itu didukung dengan tingginya spesimen yang melampaui angka 4.000 per harinya. Begitu juga dengan tingkat tracing kontak yang cukup massif dilakukan.
“Saya sampaikan kepada kita semua, jangan risau melihat peningkatan kasus. Kita harus gembira, karena kita mampu melakukan tracing kontak secara massif. Semakin banyak orang yang terkena, semakin banyak orang yang diisolasi, itu semakin cepat kita dapat tracing kontaknya,” jelas Nurdin.
Yang paling penting saat ini, lanjut NA, Sulsel masih lumayan bagus untuk angka kematian dibandingkan dengan provinsi lain yang lebih dari satu persen.
“Kabar baiknya, Alhamdulillah angka kematian dapat kita tekan. Saya kira kita mengawali tahun 2020 ini kita ketemu untuk bicara dari hati ke hati. Kita berharap pengalaman di tahun 2020 ini bisa kita jadikan sebagai acuan di 2021,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengaku, selama dua tahun menjalankan roda pemerintahan di Pemprov Sulsel, sudah tercipta tim terbaik.
“Sebagai tim, kita adalah yang terbaik di Sulawesi Selatan. Akan tercatat dalam sejarah bahwa kita mampu berbuat yang terbaik,” ujarnya.
Menurut Andi Sudirman, prestasi Sulsel dari segi infrastruktur cukup membanggakan. Ada 40 lebih paket proyek strategis yang berhasil dilakukan tender lebih awal sebelum covid-19 melanda Sulsel.
“Di tahun 2020, di awal Januari dan Februari, dari 45 paket sudah melakukan tender proyek strategis. Jika covid-19 masuk di Maret, paket proyek kita sudah jalan. Jadi 2021, bagaimana proses lebih awal kita lakukan. Penyerapan anggaran kita tertinggi secara peningkatan ekonomi kita,” pungkasnya. (nug)

Exit mobile version