MAKASSAR, BKM– Duka mendalam kini menyelimuti Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar. Anggota DPRD Kota Makassar, Zaenal Beta meninggal dunia di RS Islam Faisal Makassar, Sabtu,(9/1) sekitar pukul 22.40 wita. Sebelum meninggal, almarhum akan dibawa ke Rumah sakit Sayang Rakyat karena terkonfirmasi positif covid-19.
Menurut Anak Kandung Zaenal Beta, Fachrul ZB, mengungkapkan, bahwa penyakit hipertensi telah lama dialami ayahnya. Karena tak sadarkan diri, keluarga membawa ayah di RS Islam Faisal, Jumat (8/1) dan dilakukan tes swab dan hasil tes swab menyatakan ayahpositif terpapar covid-19.
“Hari Jumat itu tidak sadar karena tiba-tiba jatuh, kita bawa ke RS Faisal. Sesak nafas juga makanya dikasih bantuan, pukul 1.00 kemarin kita dapat hasilnya tapi harus dirujuk ke rumah sakit lain tapi penuh semua. Makanya kakak saya hubungi Pak Rudianto Lallo (Ketua DPRD Makassar) jam 04.00 sampai jam 06.00 wita baru ada kabar bahwa bisa di Rumah Sakit Sayang Rakyat,” ungkapnya, kemarin.
Namun belum selesai mengurus keperluan untuk pemindahan, Zaenal Beta sudah menghembuskan nafas dalam usia 62 tahun dan telah dimakamkan di kampung halamannya, Kabupaten Jeneponto bersampingan dengan almarhumah istrinya, Daeng Tommi.
“Itu pesan terakhir bapak mau dikubur sama mama di Jeneponto, iye sudah berpesan jika nanti meninggal dunia ingin dimakamkan disampingnya mama, itu ji pesannya ke kita tidak ada juga dibilang yang lain,” ujarnya.
Almarhum menjadi wakil rakyat dari daerah pemilihan I Makassar di Kecamatan Makassar dan Rappocini. Ia telah menduduki DPRD Makassar selama empat periode dan begitu banyak kenangan yang disimpan kesesama legislator DPRD Makassar lainnya.
“Almarhum menderita hipertensi (darah tinggi) pada hari Jumat almarhum sempat ditangani oleh dokter, tetapi tidak bisa diselamatkan. Sempat sesak nafas juga tetapi di detik-detik terakhir jelang kepergiannya, almarhum sudah menyatakan diri siap untuk pergi sudah ikhlas,” beber Agung Wirawan, Mantan Legislator DPRD Makassar yang juga keluarga Zaenal Beta. (ita)
Fachrul: Pesan Bapak Mau Dikubur Disamping Mama
