GOWA, BKM — Jumlah korban terpapar Covid-19 hingga meninggal dunia terus meningkat. Hal itu terlihat dari data terakhir korban yang meninggal dunia yang diduga terjangkit virus Corona.
Berdasarkan data petugas pengamanan pemakaman korban Covid-19 Macanda, Gowa, Kamis (7/1) pukul 15.00 Wita, tercatat sudah telah 801 jenazah korban Covid dimakamkan di Macanda.
Dengan terus bertambahnya jumlah nisan korban covid ini maka diharapkan masyarakat luas untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dengan mengikuti protokol kesehatan dengan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) serta konsumsi vitamin.
”Saya berharap seluruh masyarakat Gowa harus sadar bahwa penyakit ini sangat mudah menular dan saya berharap mari bersama-sama menjaga diri kita maupun keluarga dan beristirahatlah di rumah dan jangan bepergian jika tidak terlalu urgen agar diri kita tidak menjadi penyebar virus bagi orang lain atau jadi sasaran virus dari orang lain,” kata Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan kepada media, Kamis sore.
Dikatakan, protokol kesehatan merupakan kewajiban bagi setiap orang untuk diterapkan secara terus menerus dan diharapkan masyarakat tidak lalai dan panik kemudian.
”Jangan membiasakan diri beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak. Selain itu, perkuat imun tubuh dan periksa kesehatan ke tempat pelayanan kesehatan kemudian perbanyaklah istirahat,” tambah AKP Mangatas Tambunan.
Hingga saat ini update data korban terpapar covid-19 yang dimakamkan di pekuburan khusus covid-19 milik Pemprov Sulsel sudah melebihi 800-an. Seperti disampaikan personel perwira pengendali PAM lokasi pekuburan khusus covid Macanda, Iptu John, hingga Kamis 7 Januari 2021 pukul 15.00 Wita sudah tercatat 801 jenazah dimakamkan atau sudah 801 nisan yang ada di Macanda saat ini.
Sementara Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Gowa, Gaffar sekaligus selaku juru bicara Satuan Gugus Covid-19 Gowa, mengatakan, per Rabu malam (6/1), tercatat terkonfirmasi sebanyak 554 orang (menjalani isolasi mandiri dan dirawat di rumah sakit), sudah sembuh 1.646 orang dan yang meninggal dunia sebanyak 55 orang.
”Jadi sampai saat ini tercatat terkonfirmasi 554 orang (ada yang dirawat di rumah sakit dan ada yang isolasi mandiri). Yang sembuh itu sudah 1.646 orang dan yang meninggal dunia 55 orang. Tapi data ini sesuai data daerah saja atau hanya khusus data terkonfirmasi di Gowa. Kalau untuk keseluruhan itu kewenangan Satuan Gugus Provinsi Sulsel,” jelas Gaffar. (sar)
