Site icon Berita Kota Makassar

Kembangkan Talenta Anak Berkebutuhan Khusus

MAKASSAR, BKM– Social Olympic Indonenesia (SOIna) yang merupakan wadah organisasi bagi kaum disabilitas/difabel intelektual menjalin kerjasama dengan Universitas Patria Artha (UPA) dalam rangka adaptasi ilmu neurosains terapan. Untuk diketahui, UPA adalah satu-satunya kampus di Indonesia yang memasukkan neurosains terapan dalam kurikulumnya.
Ketua Umum SOIna Pusat, Warsito Ellwein mengaku baru mengetahui adanya ilmu neurosains terapan yang dipelajari secara mendalam di kampus. Menurutnya, itu merupakan hal yang baru dan luar biasa. Olehnya itu, pihaknya akan mengirim perwakilan SOIna dari berbagai daerah ke UPA untuk belajar neurosains terapan.
“Ini luar biasa karena suatu yang baru. Ini metode baru bagaimana mengembangkan potensi anak bertalenta khusus. Nanti kami akan sebarkan, tidak hanya untuk Sulsel tapi seluruh Indonesia,” ujar Warsito.
Rencananya, program pembelajaran neurosains terapan akan dimulai tahun depan. Untuk tahap awal, kat Warsito, perlu adanya pelatihan bagi pelatih neurosains terapan atau Training of trainer (ToT) pada sekolah luar biasa (SLB). Dengan demikian, mereka nantinya akan mengembangkan di daerah masing-masing.
“Unsurnya bisa dari masyarakat, perguruan tinggi atau dari SOIna sendiri,” ucapnya.
Rektor UPA Bastian Lubis menambakan, neurosains terapan hadir untuk memberikan pengetahuan tentang kematangan fungsi otak yang bisa memengaruhi setiap kegiatan seseorang. Salah satunya dalam bekerja di suatu perusahaan. Namun tidak hanya itu saja, neurosains terapan bisa membantu orangtua dan pendidik atau pengajar untuk mengetahui secara spesifik tentang kematangan otak anak.(rhm)

Exit mobile version