MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Gerindra Sulsel Andi Nirawati memperlihatkan kepeduliannya atas musibah gempa yang terjadi di Sulawesi barat, khususnya di Kabupaten Majene dan Mamuju.
Andi Nirawati melibatkan tim peduli yang bekerjasama dengan Fakultas Teknologi Industri UMI mendatangi titik gempa yang ada di Desa Kabirang Kecamatan Ulu Manda Kabupaten Majene, Minggu (17/1).
Akibat gempa, daerah ini masih terisolasi sehingga sulit diakses oleh kendaraan apapun.
Selain itu, Partai Gelora juga telah menurunkan tim Blue Helmet untuk masuk kelokasi yang menjadi titip gempa. “Jalur Majene-Mamuju terutama daerah Tapalang saat ini banyak titik longsor yang mengakibatkan kemacetan panjang. Alhamudillah armada Blue Helmet bisa tembus setelah tertahan selama kurang lebih 3 jam,”jelas Sulfiadi, jenderal lapangan operasi Blue Helmet.
Menurut Sulfiadi, saat mengalami kemacetan yang panjang di jalur Majene-Mamuju. Tim Medis Blue Helmet bertemu seorang wanita meminta pertolongan dari medis di jalan lokasi macet dan meminta agar tim medis bisa mengobati ibunya yang renta dan sakit akibat jatuh saat gempa terjadi.
“Tim dokter Blue Helmet langsung merespon panggilan itu. Dr Anwas Nuas Sp. N yang langsung turun mengobati dan memberikan obat-obatan yang dibutuhkan. Bagi kami kondisi pasien sangat memprihatinkan, karena disaat itu mereka hanya bermodalkan selembar terpal yang dijadikan atap dan tanpa dinding. Kondisi lantai penuh yang becek dan banyak rumputnya makin membuat tidak nyaman mereka. Bayangkan betapa menderitanya. Semoga perhatian kita bisa lebih maksimal untuk ini”tambah Sulfiadi.
Minggu kemarin, satu unit armada pangan Blue Helmet Partai Gelora yang berisi logistik dan obat-obatan sudah berhasil masuk Kota Mamuju. (rif)
Tim Anir Peduli Turun Langsung
