Site icon Berita Kota Makassar

Air Kembali Meninggi di Blok 10 Antang

MAKASSAR, BKM– Curah hujan mulai tinggi dalam tiga hari terakhir, ini mengakibatkan sejumlah titik di Makassar terendam banjir. Salah satunya pemukiman warga di Blok 10 Perumnas Antang. Wilayah ini menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba.
Hingga tadi siang, pukul 11.00 wita, Senin (18/1), ketinggian air di Jalan Kecaping Raya, Blok 10 mulai meninggi hingga lutut orang dewasa. Debit air terus naik.
Warga juga mulai melakukan langkah antisipasi sepertimengungsi ke rumah kerabat dan sejumlah fasilitas umum di sekitarnya.
Mereka mengangkut barang-barang yang bisa dibawa. Sementara yang tidak bisa diangkut, cukup ditempatkan di tempat yang lebih tinggi. Seperti di atas meja, kursi, dan bangku.
“Kalau mulai lagi naik air, patokannya dari Jalan Kecaping Raya, kalau naik terus warga blok 10 lainnya sudah mulai antisipasi, karena Jalan Kecaping Raya memang lebih rendah dibanding titik titik lainnya yang ada di Blok 10,” jelas Ketua Rt 05 RW 04 Blok 10, Syamsul.
Sehari sebelumnya, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Khaeruddin Dg Awing mengatakan tiga wilayah tersebut memang kerap menjadi langgaran banjir.
“Yang sementara kami pantau blok 8 dan 10 di Antang. Sama Komplek Kodam 3 Paccerakkang. Tiga lokasi itu langganan banjir,” ungkapnya.
Dia mengatakan, air mulai naik di perumahan yang berada di tiga lokasi tersebut sejak Sabtu lalu.
“Mulai lagi naik air. Dikhawatirkan kalau banjir parah seperti Desember lalu. Kami terus pantau perkembangannya. Adami juga rumah yang terendam tapi datanya belum masuk,” tambah lelaki yang akrab disapa Dg Awing itu.
Dia menambahkan, pihaknya saat ini memaksimalkan koordinasi dengan relawan yang ada tiga lokasi rawan banjir tersebut. Pasalnya, hampir sebagian anggota BPBD Makassar saat ini diterjunkan ke Mamuju untuk memberi pertolongan pada korban gempa.”Sebagian anggotaku ke Mamuju sekarang jadi tidak maksimal. Tapi tetap adaji relawan di sana stand by,” ungkapnya.(jun-rhm)

Exit mobile version