Site icon Berita Kota Makassar

Dirkrimsus Cek Kondisi Bangunan Puskesmas Batua

MAKASSAR, BKM — Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Widoni Fedri, meninjau langsung proyek Puskesmas Batua, di Jalan Abdullah Daeng Sirua Makassar, Senin (18/1).
Kombes Pol Widoni Fedri mengatakan, pihaknya sengaja turun langsung mengecek proyek Puskesmas yang menelan anggaran Rp25 miliar tersebut, untuk mengetahui secara pasti kondisinya di lapangan.
”Saya melihat lokasi ini dulu. Karena selama ini kan saya belum pernah ke sini. Cuma berita dan foto. Kemudian saya lihat sendiri memang kayaknya banyak kekurangan di sini,” kata Wodoni kepada sejumlah wartawan.
Perwira Polri tiga bunga ini tidak menampik adanya kejanggalan dalam konstruksi proyek tersebut. Tapi kata Widoni, ini tinggal hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI nanti dan akan ke Makassar bersama Komisi Pemberantasan Korupsi KPK.
Jadi, saya melihat kondisi ini ternyata memang nampak dari bangunan banyak kekurangan. Terkait dengan kontruksinya, dinding lantai basemen ini ada getaran terlalu tipis. Tiang penyangga banyak yang bengkok, ” ucapnya.
Tak hanya itu, lanjut Widoni, tangga juga tidak sesuai. Sehingga pihaknya melihat diduga kuat ada penyimpangan pada proyek itu. Hanya saja, Widoni enggan berspekulasi adanya penyimpangan pada proyek itu.
”Kalau saya melihat ini, banyak penyimpangan. Makanya, paling tepat nanti kawan-kawan dari BPK-RI ke sini untuk melihat titik-titik mana yang menjadi kekurangan terkait penyimpangannya,” lanjut Widoni.
Berdasarkan pantauan, air di basement Puskesmas Batua itu disedot menggunakan dua mesin air dan satu mesin besar yang menggunakan pipa besar. Diketahui, proyek pembangunan gedung Puskesmas Batua senilai Rp25,5 miliar, terletak di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Kota Makassar. Proyek ini dikerjakan pihak rekanan dari PT Sultana Nugraha.
Rencananya proyek pembangunan Puskesmas Batua tersebut, akan dijadikan Rumah Sakit tipe C berlantai 5. Namun faktanya, hingga kini proyek konstruksi rumah sakit itu, tak juga kunjung rampung dikerjakan. (mat)

Exit mobile version