MAKASSAR, BKM–Setelah mengirim Armada Pangan, Partai Gelora terus melayani korban gempa dengan mendirikan Klinik Lapangan guna Pelayanan Medis Korban Gempa Sulawesi Barat melalui kolaborasi dengan Blue Helmet.
Gempa yang menimpa Kabupaten Mamuju dan Majene ini telah menelan korban jiwa. Disamping itu juga sekitar 15 ribu pengungsi yang keluar dari kota Mamuju mendirikan tenda-tenda di tempat ketinggian menghindari gempa susulan . Cuaca hujan dan kondisi tempat pengungsi juga berdampak buruk bagi kesehatan pengungsi termasuk bayi dan oramg tua lanjut usia sudah mulai mengalami sakit. “Pengungsi sudah mulai mengalami sakit-sakit karena kondisi tenda dan cuaca hujan karena itu kami mendirikan klinik lapangan yamg khusus mengobati korban gempa,”ujar Komandan Lapangan Blue Helmet Sulfiadi.
Menurut Sulfiadi, pendirian klinik lapangan ini sudah menjadi standar bagi operasional Blue Helmet setiap ada bencana. “Mendirikan klinik kesehatan buat korban sudah standar setiap teejadi bencana”jelasnya.
Menurut tim medis Blue Helmet dr Anwar, penyakit yang muncul adalah penyakit pernafasan, pencernaan, kardiovaskuler, stroke, gatal-gatal dan juga masih ada penanganan luka jahitan bagi korban tertimpah bangunan. “Sampai hari ini Selasa, sudah ada lebih 80 an pasien korban bencana yang berobat kelinik lapangan kami disamping juga tim medis kami juga melakukan pelayanan mobile ke tenda-tenda pengungsi” papar dr. Anwas. (rif)
Partai Gelora Dirikan Klinik Lapangan di Sulbar
