GOWA, BKM — Pada Jumat pekan ini, seluruh bantuan logistik untuk para korban bencana gempa di Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diberangkatkan. Hal itu dikatakan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, saat dikonfirmasi media, Senin siang (18/1).
Dalam pendistribusian bantuan logistik itu, nantinya juga mengikutkan relawan Tagana Dinas Sosial yang akan membantu para tim penyelamat dalam proses pencarian korban gempa serta tim DU (dapur umum)
. Pemberangkatan Jumat ini tentunya disesuaikan kondisi situasi serta rampungnya packing bantuan logistik.
Apalagi, kata Adnan, hingga kini bantuan dari warga dan komunitas di Gowa terus mengalir ke Posko bencana Pemkab Gowa yang ditangani langsung jajaran Dinas Sosial. Semua bantuan diharapkan sudah terkumpul paling lambat hari Rabu.
”Insyaa Allah Jumat pekan ini, bantuan dan relawan sudah bisa diberangkatkan ke Mamuju dan pemberangkatannya secara terpadu. Saya juga ingatkan relawan yang berangkat adalah yang fit. Karena itu dimohon agar para relawan tetap memperhatikan Prokes Covid-19. Dan sebelum berangkat, agar kiranya dapat memastikan diri negatif Covid-19,” tandas bupati.
Terpisah, Kadis Sosial Gowa, Syamsuddin Bidol, saat dikonfirmasi mengatakan, dalam persiapan pemberangkatan saat ini, tercatat bantuan logistik yang akan disalurkan ke Sulbar berupa beras, air mineral botol dan gelas, ikan kaleng, mie instan atau mie gelas, tikar, selimut, tenda, terpal, popok, sarung, susu bayi, dan pakaian layak pakai.
”Jadi selain kami sdh mempacking sebagian, kami juga masih mendata bantuan-bantuan yang masuk dari donatur yang ada di Gowa. Semoga bantuan kita ini bermanfaat dan dapat meringankan beban para korban. Jadi kami prepare hingga Rabu besok (hari ini) untuk pengumpulan bantuan,” jelas Kadis Sosial Gowa.
Sementara itu sejak Sabtu pekan kemarin, Dinas Sosial Gowa telah mengirimkan tim dakwah psikososial serta lembaga penggiat sosial yang ada di Gowa ke Sulbar. ”Jadi sejak Sabtu, Pemkab Gowa sudah mengirimkan tim dakwah psikososial serta lembaga sosial lainnya untuk membantu pencerahan bagi traumatik warga korban. Juga termasuk para korban anak-anak, semuanya kira bantu pencerahan guna mengurangi traumatik mereka,” kata Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Anak Dinsos Gowa, Hatta Adam Fattah. (sar)
Relawan Tagana Gowa Bakal Diikutkan ke Sulbar
