PAREPARE, BKM — Korban tenggelam Sadewa (11) murid kelas VI SD warga Jalan Kapten H Lanca Lorong Pelita Kelurahan Lakessi Kecamatan Soreang Parepare, Rabu (21/1) ditemukan dekat rumahnya setelah dua hari dilakukan pencarian, Jumat (22/1) sore.
Bocah naas ini meninggal dunia gegara tenggelam saat bermain dan terbawa ombak setinggi satu meter di Permandian Alam Lumpue Kecamatan Bacukiki Barat Parepare, Rabu (20/1) sore.
Setelah dinyatakan hilang, warga dan keluarga korban melakukan pencarian tapi tidak ditemukan. Dua hari kemudian jazad korban baru ditemukan Kecamatan Ujung (kurang lebih enam kilometer dari tempat kejadian perkara) dan hanya seratus meter dari rumah korban ditemukan.
Kedua orang tua korban mengaku tidak tahu anaknya pergi bermain di Permandian Alam Lumpue. Apalagi jauh jarak antara rumah korban dengan TKP sekitar enam kilometer.
Ibu kandung korban Ikundung mengakui putranya Sadewa sebelum dikabarkan tenggelam meninggalkan rumah sekitar pukul 13.30 Wita usai makan siang. Duduk sejenak dan mengaji setelah itu keluar rumah.
“Saya tidak tahu Sadewa sudah dua kali pergi bermain ke sana–Permandian Alam Lumpue). Apa lagi tempatnya jauh. Ke sana juga harus naik angkot bayar Rp 5.000 dan anak saya tidak adauang saat itu,” ujar Ikundung sambil menyeka air mata didepan jenazah putranya.
Menurut informasi kata Ikundung ada seorang guru SMA yang membonceng Sadewa ke Pantai Lumpue tanpa sipengetahuanya. ”Orang itu sudah di kantor polisi dimintai keterangan bersama barang bukti pakaian dan handpone milik korban. Sebab korban sebelum mandi mandi ia buka baju dan celananya,” tandasnya.
Camat Bacukiki Barat Fitriani di lokasi sesaat setelah kejadian memita bantuan Tim BPBD, Gegana, dan Tim Kesehatan Puskesmas melakukan pencarian terhadap korban.
(mup/C)
Korban Tenggelam Ditemukan Dekat Rumahnya
