Site icon Berita Kota Makassar

Akun WhatsApp Kapolsek Dipake Menipu

SIDRAP, BKM — Hati-hati jika ada orang tiba-tiba meminta kode akses berupa One Time Password (OTP). Jangan pernah meladeni orang seperti itu, apalagi memberinya kode akses tersebut.
Bisa saja anda menjadi korban penipuan atau tindak kejahatan karena dilakukan oleh oknum tak bertanggungjawab. Seperti kasus yang dialami salah satu pejabat Polres Sidrap. Akun media sosial (Medsos) whatsApp miliknya di hacker seseorang.
Pelakunya dua remaja asal Palopo Muh Kifli Makmur dan Irwan (25) asal Lutra diringkus Minggu (24/1) di Kompleks Pelabuhan Tanjung Ringgit, Pontap Kecamatan Wara Timur Kota Palopo, oleh Unit Resmob SatReskrim Polres Sidrap dan Unit Reskrim Polsek Duapitue Polres Sidrap di Backup Tim Resmob Polda Sulsel.
Polisi berhasil menyita alat bukti berupa sebuah HP Xiaomi Redmi 3s, HP Oppo A12, HP Vivo Y91c masing-masing satu buah dan satu lembar Kartu ATM Bank BRI an Ahmad Habiby Nihaya.
Keduanya membajak media sosial milik AKP Andi Mappahairul yang juga Kapolsek Dua Pitue melalui akun WhatsApp.
Terduga pelaku melakukan penipuan melalui media sosial dengan cara mengambil alih akun WhatsApp orang lain.
Nomor handphone korban diambil alih akun whatsApp miliknya.
Bermula pada Jumat (22/1) malam lalu korban menerima chat messenger dari pemilik Facebook *Anas Tasyai Tasyai* dan meminta melakukan obrolan melalui chat whatsapp.
Kedua pelaku berdalih tidak bisa melakukan chat whatsapp dengan korban sehingga meminta agar korban mengirimkan kode OTP (One Time Password) yang masuk melalui SMS pada HP milik korban.
Setelah korban mengirimkan kode OTP tsb, tiba-tiba akun Whatsapp miliknya tak bisa digunakan. Sejumlah rekan dan keluarga korban pun dibuat bingung gegara ada permintaan meminjam uang dan pulsa. Kapolres Sidrap AKBP Leonardo Panji Wahyudi SIK melalui Kasat Reskrim AKP Benny Pornika membenarkan kasus ini. “Dari hasil penyelidikan, terduga pelaku berada di Kota Palopo. Kami lakukan koordinasi dengan Tim Resmob Polda Sulsel untuk membackup. Alhamdulillah kami berhasil tangkap kedua tersangka bersama barang bukt,” ujar AKP Benny, Senin (25/1).
Kepada polisi kedua tersangka mengakui perbuatannya.
“Kedua tersangka masih diperiksa untuk mengembangkan kasus ini dengan mendata para korbannya,” tandasnya. (ady/C)

Exit mobile version