MAKASSAR, BKM–Usai ditetapkan sebagai pemenang di pemilihan wali kota dan wakil wali kota Makassar, Mohammad Ramdan ‘Danny’ Pomanto-Fatmawati Rusdy segera membentuk tim transisi.
Tim transisi tersebut untuk percepatan pembenahan di Pemerintah Kota Makassar, khususnya dalam penanganan pandemi covid-19.
Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menyambut positif dan mengapresiasi langkah Danny Pomanto.
“Bagus-bagus aja ya, karena yang namanya proses pergantian memang alangkah bagusnya kalau ada proses istilahnya transisi,” ungkap Rudy, Senin (25/1).
Diapun berharap proses pergantian kepemimpinan di Pemkot Makassar bisa berjalan lancar ‘smooth’ dibarengi landasan berpikir ingin melakukan yang lebih baik.
Lantas, di sisa masa jabatannya yang kurang sebulan ini, Rudy berkomitmen tetap berbuat yang terbaik untuk kota Makassar.
Dia mengaku tak pernah ambil pusing mau berakhir besok, bulan depan, dua bulan depan, atau saat ini sekalipun.
Tim transisi akan segera kami bentuk. Tapi itu orang-orang dari luar pemerintahan yang nantinya akan menilai satu persatu komposisi di tubuh pemerintahan kota Makassar
“Kalau saya prinsip kerja, saya tidak melihat kapan saya berakhir, tetapi yang saya lihat adalah apa yang saya harus kerjakan. Saya gak pernah pusing, mau berakhir besok, bulan depan, dua bulan depan, tetapi saya selalu berpikir apa yang bisa saya perbuat yang terbaik untuk kota Makassar,” tandasnya.
Sementara itu, tim transisi bentukan Danny Pomanto berasal dari orang-orang di luar pemerintahan. Ada dari unsur parpol pengusung yakni Nasdem dan Gerindra serta akademisi.Tim inipun nantinya akan langsung bekerja tancap gas pasca dirinya dilantik.
Tim transisi yang disiapkan Danny Pomanto diharapkan dapat segera bersinergi dengan pemkot. Terutama dalam melihat potensi-potensi yang strategis dalam membangun Kota Makassar.
“Tim transisi akan segera kami bentuk. Tapi itu orang-orang dari luar pemerintahan yang nantinya akan menilai satu persatu komposisi di tubuh pemerintahan kota Makassar,” ujar Danny.(rhm)
