MAKASSAR, BKM–Sedikitnya ada 87 bakal calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar yang layak dan berpeluang maju pada musyawarah daerah (musda) golkar, baik yang digelar di Kota Makassar maupun di 23 daerah lainnya di Sulsel.
Untuk Makassar ada nama Rusdin Abdullah (Rudal), Munafri Arifuddin, Wahab Tahir, Rahman Pina, Nasran Mone, Irianto Ahmad, Andi Nurhaldin Halid serta petahana Farouk M Betta.
Adapun di Soppeng hanya satu nama yakni petahana Andi Kaswadi Razak alias Andi Dulli. Tak hanya itu, musda golkar di Kepulauan Selayar juga hampir pasti hanya diikuti petahana Basli Ali.
Sedikit berbeda yang akan terkadi jelang musda golkar Bantaeng. Hal ini lantaran dua kader partai beringin rindang mundur sebelum pencalonan.
Juru bicara DPD II Partai Golkar Bantaeng, Burhanuddin Alfarabi, mengatakan, sampai saat ini, baru Meyrza Farid Arman yang menyatakan kesiapannya.
Dua kader lainnya mengudurkan diri secara resmi dalam rapat pleno beberapa waktu lalu. “Dua kandidat mundur dalam rapat pleno,”katanya.
Diungkapkannya, kedua bakal calon tersebut yang merupakan kader unggulan Golkar yakni Andi Novrita Langgara (mantan Ketua DPRD Bantaeng) dan Marwani (anggota DPRD Bantaeng 2013 sampai sekarang).
Dengan begitu, ungkap Burhanuddin, bisa dikatakan Meyrza adalah calon tunggal. “Karena belum ada calon lain yang mengajukan diri setelah dua kandidat calon mundur, maka untuk sementara pak Meyrza ditetapkan sebagai calon tunggal,”ucapnya.
Untuk di Maros ada Hj Suhartina Bohari, HA Tejerimin dan petahana Patarai A Wawo, sedangkan di Pangkep, ada nama Andi Ilham Zainuddin dan Sofyan Syam.
Meski jadwal musda golkar Pangkep belum turun, namun Sofyan Syam yang juga putra bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid sudah ditunjuk sebagai pelaksana tugas (plt) Ketua DPD II.
Selain Sofyan yang tercatat sebagai anggota DPRD Sulsel dua periode juga memiliki potensi kuat untuk membesarkan partai berlambang beringin ini di daerah kelahirannya.
Adapun di Barru ada Kamil Ruddin dan Syamsuddin Muhidin.
Untuk musda Partai Golkar Bone beredar nama Andi Isman Maulana dan sejumlah legislator Golkar Bone yakni
A Ryad Baso Padjalangi, A Boby Ishak, A Atoro, Irwandi Buryhan dan A Akbar Yahya.
Sedangkan di Wajo ada nama dr Baso Rahmanuddin, Lakama Wiyaka serta politisi lainnya diantaranya A Witman Hamzah dan Zainuddin Ambo.
Untuk musda golkar Sidrap, belum ada nama yang muncul kecuali Zulkifli Zain, naman lain yang beredar yakni Idham Masse.
Sedangkan jelang musda golkar Enrekang juga muncul sejumlah nama diantaranya Idris Sadik, Rachmat Saleh dan Dedy Bachtiar.
Untuk musda Golkar Gowa ada sejumlah nama yakni Andi Muh Ishak, Yusuf Sommeng, H Asrullah Awing, Baharuddin Gessa dan Ambas Syam.
Untuk Golkar di Takalar berhembus sejumlah nama diantaranya Fachruddin Rangga, Ziaurahman Mustari dan Zulkarnain Arief.
Pihak golkar Takalar tengah melaksanakan konsolidasi. “Jadwal musda belum diagendakan, karena, nanti setelah rampung konsolidasi internal, baru kami sampaikan pelaksanaan musda Golkar Takalar,”ujar Ziaurrahman Mustari, Rabu (27/1).
Disinggung, peluang ketiga nama yang mencuat sebagai balon ketua Partai Golkar Takalar, mantan Komisioner KPU Sulsel ini tidak bersedia memberi jawaban pasti, hanya saja menurutnya, saat ini dimasa transisi partai Golkar Takalar dihuni oleh sejumlah Tokoh sarat pengaruh
“Banyak tokoh yang bergabung saat ini di pengurusan partai Golkar, nanti kita lihat setelah pleno 1,” tandasnya.
Sedangkan di Jeneponto terdapat nama Ikram Ishak Iskandar, Suharto Rahman, Irsal Azis, Ahmad Sahabuddin,
Khaidir Adi Saputra dan Nur Amin Tantu.
Di Tana Toraja ada nama John Rende Mangontan, Nicodemus Mangera serta Viktor Datuan Batara, sedangkan di Toraja Utara ada Yohanis Bassang serta petahana Viktor Palimbong.
Musda golkar Luwu Utara berpeluang nama Arifin Junaedi, basir dan petahana Muhammad Fauzi, sedangkan di Luwu Timur ada Taqwa Muller, Najamuddin, Badawi Alwi, Wahidin Wahid, Arifin, Haryanti Harun dan Mahading.
Sementara di Luwu ada nama Patahuddin, Zulkifli, A Muharrir dan Ruddin Sibutu. Demikian di Palopo juga banyak nama yang dinilai layak memimpin yakni Armin Mustamin Toputiri, Hj Nurhaenih, Steven Hamdani,
Subir Surasman, Harisal A Latif dan Baharman Supri. (ono-min-wan-udi-ira)
Kaswadi, Meyrza dan Basli Ali tanpa ‘Lawan’ 87 Kandidat Layak Bersaing
