Site icon Berita Kota Makassar

Satu Lagi Pembegal IRT Dihadiahi Timah Panas

MAKASSAR, BKM — Aparat kepolisian kembali menghadiahi timah panas kepada terduga pelaku pembegal sadis yang menebas tangan Ibu Rumah Tangga (IRT) di Jalan Meranti. Tim gabungan Resmob Polsek Panakkukang dibackup Resmob Polda Sulsel menembak kaki Akbar (25), lantaran saat hendak ditangkap mencoba melarikan diri, Selasa (26/1).

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul, mengungkapkan, penangkapan Akbar dari pengembangan rekannya yang lebih dulu diamankan, yakni Algazali.

”Awalnya tim gabungan mengamankan satu rekan pelaku bernama Algazali, setelah diketahui keberadaannya tengah berada di Jalan Kandea. Algazali yang diinterogasi mengakui perbuatannya bahwa betul dirinya bersama rekannya bernama Akbar melakukan pembegalan terhadap seorang wanita di Jalan Meranti,” jelas Kompol Agus.
Kompol Agus melanjutkan, petugas kemudian melakukan pengembangan. Namun saat proses pengembangan berlangsung, pelaku (Akbar), mencoba melarikan diri. Dengan terpaksa dilakukan tindakan tegas oleh petugas setelah tak menghiraukan upaya persuasif dengan dilepaskan tiga kali tembakan ke udara.
”Tidak sampai disitu saja, tim gabungan kembali melakukan perburuan terhadap rekannya bernama Akbar yang merupakan joki. Alhasil, pada hari Sabtu (24/1), Akbar diketahui tengah berada di sebuah hotel di Jalan Jenderal Sudirman. Di sana tim gabungan Resmob melakukan penyergapan terhadap Akbar,” kata Kompol Agus menambahkan.

”Ketika pelaku yang hendak disergap, ia pun mencoba melarikan diri. Meski begitu, upaya persuasif dilakukan petugas dengan melepaskan tiga kali tembakan ke udara. Namun lagi-lagi Akbar mengabaikannya, dengan terpaksa moncong pistol diarahkan, sebutir peluru dilepaskan mengenai bagian kakinya. Barulah langkah kaki Akbar terhenti setelah peluru bersarang dikakinya,” terang Kompol Agus.
Diketahui tambahnya, dua pelaku pembegal IRT yang merupakan penjual nasi kuning dibegal dua orang pelaku ini saat IRT tersebut berada depan rumahnya. ”Korban yang sudah berada depan rumahnya di Jalan Meranti, Kecamatan Panakkukang, dicegat salah satu pelaku. Kemudian pelaku hendak merampas tas milik korban. Korban pun diparangi oleh pelaku Algazali saat mempertahankan tas miliknya. Kemudian pelaku kabur dibonceng Akbar. Aksi kedua pelaku teridentifikasi melalui kamera pengawas atau CCTV yang ada di dalam rumah korban hingga sempat viral,” pungkasnya. (ish/b)

Exit mobile version