MAKASSAR, BKM–Musyawarah daerah (musda) Partai Demokrat Sulawesi Selatan tak lama lagi akan digelar di Kota Makassar antara bulan April hingga Mei 2021 mendatang.Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel Ni’matulla Erbe kali ini akan mendapat lawan tangguh yakni koleganya sendiri mantan Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS).
IAS dikenal sebagai politisi yang mumpuni dengan berbagai pengalaman, baik dipemerintahan, legislatif hingga menjadi seorang pengusaha yang handal.
Dua kali menjabat wali kota Makassar dengan berpasangan Andi Hery Iskandar dan Supomo Guntur. Juga pernah tercatat sebagai legislator Sulsel. Tak hanya itu, IAS juga pernah tercatat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Makassar dan plt Ketua DPD I Golkar Sulsel.
Saat musda Golkar Sulsel, IAS kalah dari Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam sistim aklamasih, bukan voting.
SYL yang terpilih menggantikan HM Amin Syam langsung menggelar konsoldiasi, sedangkan IAS hengkang dari beringin dan bergabung dengan Partai Demokrat. IAS akhirnya terpilih di Musda Demokrat setelah (alm) Andi Nawir Pasinringi tidak mendapat restu dari Dewan Pimpunan Pusat (DPP) yang dipimpin Anas Urbaningrum.
Kini IAS akan kembali membesarkan partai yang pernah bersamanya.
Jika pada musda yang lalu, Ni’matullah Erbe yang kini tercatat sebagai wakil ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mendapat lawan dari Dr Samsul Rizal alias Deng Ical, maka kali ini Ulla-panggilan akrab Ni’matullah Erbe akan mendapat lawan dari seniornya sendiri yakni IAS.
Saat berhadapan dengan Deng Ical, musda demokrat sempat memanas lantaran dukungan keduanya nyaris berimbang.
Pada putaran berikut, akhirnya Ulla meraih 14 dukungan, sedangkan Deng Ical mendapat 12 dukungan. Ketua umum DPP Demokrat SBY akhirnya setuju jika Ulla menjadi nahkoda Partai Demokrat Sulsel hingga sekarang. (rif)
Setelah Deng Ical, Kini Ulla Lawan IAS
