BARRU, BKM — Keluarga M Sakka tak menyangka secepat itu kepergian putranya , Asran (21). Korban diketahui pamit untuk pergi mancing ikan sekitar kawasan dermaga Polejiwa, Desa Tellumpanua, Kecamatan Tanete Rilau, Selasa (26/1) sore. Namun hingga jelang magrib Asran belum kembali ke rumah.
Ayah korban, Sakka mulai gelisah karena anaknya belum pulang ke rumah dan alangkah kagetnya ketika mendengar kabar kalau putranya terjatuh ke laut saat memancing di dermaga.
Upaya pencarian korban kemudian dilakukan tim SAR dibantu aparat Kepolisian dari Polres Barru dan Polsek Tanete Rilau bersama masyarakat hingga malam , namun hasilnya belum ada. Tetapi sekitar pukul 08.30 wita, Rabu(27/1), tim SAR berhasil menemukan Asran dalam kondisi tidak bernyawa.
Jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Pekkae untuk dilakukan outopsi dan selanjutnya dibawa ke rumah duka disekitar kawasan Pasar Pekkae kecamatan Tanete Rilau.
Sebelum terjatuh, Asran diperkirakan memancing diujung dermaga, tetapi tiba-tiba kakinya terpeleset dan terjatuh ke dalam laut. Korban langsung tercebur dan tenggelam disekitar dermaga Polejiwa.
Kapolsek Tanete Rilau Iptu Sudarto yang dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat yang diduga tenggelam di laut sekitar dermaga Polejiwa.
“Saat itu ada warga yang melapor ke Polsek ada tenggelam dilaut. Warga menginformasikan ada warga yang sedang memancing ikan lalu terjatuh ke laut. Aparat kepolisian segera ke TKP untuk melakukan upaya pencarian korban bersama masyarakat dan selanjutnya menghubungi tim SAR,” kata Sudarto.
Korban diperkirakan tenggelam sekitar pukul 19.15 wita, Selasa. “Tetapi korban baru berhasil ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, Rabu sekitar pukul 08.30 wita,” ujarnya. (udi/C)
Pemuda Kampung Tewas Tenggelam
