MAKASSAR, BKM — Tiga orang pria digelandang ke Posko Resmob Polda Sulsel, setelah mereka diringkus sebelumnya di Kabupaten Bulukumba. Ketiganya merupakan komplotan pencurian bermotor (Curanmor).
Kepada polisi yang memeriksanya, ketiganya menyebutkan identitasnya masing-masing bernama Asrul alias Accung (26), Yuariandi alias Andis (24), dan Andi Sukri alias Ukki (18)
.
Kasubdit IV Direskrimum Polda Sulsel, Kompol Suprianto, mengatakan, ketiga komplotan Curanmor ini, dari hasil interogasi ketiganya mengakui perbuatannya. Mereka mengaku telah melakukan pencurian motor.
”Ketiganya mengaku usai motor yang disita tim Resmob Polres Bulukumba dan Resmob Polda Sulsel yang sebelumnya dikuasai ketiganya setelah dilakukan pengecekan nomor rangka dan mesin kendaraan. Ketiganya pun cemas hingga tak bisa berkelit,” kata Kompol Supriyanto, Rabu (27/1).
Pengungkapan kasus pencurian motor ini bermula saat anggota Resmob Polres Bulukumba dan Resmob Polda Sulsel dipimpin Kanit Pidum, Ipda Daniel Junwaldi Nainggolan dan Dantim, Aiptu Ardiman A Yakob, melakukan patroli di Jalan Sultan Hasanuddin. Tepatnya depan Masjid Islamic Centre Kota Bulukumba, Minggu dinihari, (24/1).
”Ketika itu personel Resmob menaruh curiga terhadap ketiganya. Untuk memastikan dugaan itu tum Resmob menghamprinya lalu melakukan penggeledahan badan. Hasilnya ditemukan senjata tajam (sajam) jenis keris yang diselipkan di pinggangnya,” kata Kompol Supriyanto.
Tidak sampai disitu, personel Resmob juga mempertanyakan juga tiga unit kendaraan yang mereka gunakan tanpa mengenakan nomor polisi (plat). Terkuak kecurigaan hingga motor merek Yamaha Mio, Yamaha Mio Soul, dan Honda Vario tersebut dilakukan pemeriksaan untuk diminta menunjukkan bukti dokumen surat-surat tanda kepemilikan kendaraan bermotor.
”Ketiganya yang diminta untuk menunjukkan surat-surat tanda kepemilikan kendaraan bermotor. Namun mereka tidak dapat memperlihatkannya. Sehingga mereka digiring ke Posko Resmob. Ketiganya pun mengakui perbuatannya. Kini, penanganan ketiga pelaku dan barang buktinya ditangani Polres Bulukumba,” pungkasnya. (ish/b)
