Site icon Berita Kota Makassar

Sosialisasi Perda, Wakil Ketua DPRD Sulsel Gandeng Akademisi Unismuh dan Aktivis

GOWA, BKM — Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Ir Darmawangsyah Muin,MSi menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2017 tentang Wajib Belajar Pendidikan Menengah di Kabupaten Gowa, Sabtu malam (30/1). Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Bertindak selaku moderator Sekretaris Umum DPC Gerindra Gowa Idris Rate.

Sebelum sosialisai, Darmawangsyah Muin didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa Andi Tenri Indah mengingatkan kepada peserta yang hadir agar tetap memperhatikan protokol kesehatan. Menggunakan pelantang suara, politisi partai Gerindra ini mengajak yang hadir untuk bersabar menghadapi situasi sulit yang tengah berlangsung saat ini.

”Kita harus tetap bersabar menghadapi situasi sulit seperti yang terjadi sekarang ini. Jangan mudah terpancing isu hoaks terkait vaksinasi dan wacana-wacana lain yang meresahkan sebab itu dapat memengaruhi imun di tubuh kita,” ujarnya.

Sosialisasi ini menghadirkan Ketua Umum Nasional Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia Renny Puteri Harapan Rani,MAP. Salah satu alumnus program magister STIA LAN yang aktif berkiprah di bidang jurnalistik dan sosial kemasyarakatan ini memaparkan materinya.

”Perda Nomor 2 Tahun 2017 tentang Wajib BelajarPendidikan Menengah menjamin pengelolaan, penyelenggaraan, serta evaluasi pelaksanaan wajib belajar pendidikan menengah dengan payung hukum yang tegas sebagai perwujudan amanah Undang-Undang Dasar 1945,” ujar dia.

Kegiatan yang didominasi oleh peserta perempuan tersebut juga menghadirkan akademisi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Dr Amal Akbar, MPd. Muatan materi yang dipaparkannya terkait tujuan wajib belajar pendidikan menengah dalam rangka mendorong peningkatan angka partisipasi peserta didik, dan memberikan pendidikan minimal bagi peserta didik untuk dapat mengembangkan potensi dirinya agar dapat hidup mandiri secara layak.

“Ini merupakan kesempatan besar bagi ibu-ibu sebagai madrasah pertama bagi generasi kita untuk bersinergi dengan pemerintah dalam rangka mewujudkan hal tersebut,” terangnya.

Sebagai penutup, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tersebut juga menjelaskan tentang legislator Darmawangsyah Muin. ”Pak Darmawangsyah ini merupakan peraih suara terbanyak di Sulawesi Selatan pada pemilihan yang lalu. Jika hal tersebut dianggap sebagai sebuah kemenangan, maka selanjutnya silakan berjalan bersama beliau untuk menyongsong kemenangan-kemenangan berikutnya, terutama dalam hal pendidikan generasi kita,” tandasnya. (rls)

Exit mobile version