Site icon Berita Kota Makassar

Biaya Perpanjangan SIM Dikeluhkan Warga

BONE, BKM — Sejumlah pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) yang ingin mengambil SIM maupun perpanjang SIM di Polres Bone mengeluh.
Pengambilan SIM di Polres Bone cukup mahal dan tidak sesuai ketentuan yang ada, justru naik dua kali lipat dari harga standar.
Salah seorang pemohon SIM FM (39) warga Kecamatan Palakka Kabupaten Bone yang ditemui di Polres Bone setelah melakukan perpanjangan SIM mengatakan biaya perpanjangan dan pengambilan baru biayanya sama padahal setahu dia itu beda.
“Setahu saya kalau perpanjangan SIM itu biayanya sedikit lebih rendah dibanding pengambilan baru, tapi yang saya bayar tadi itu sama saja dengan pengambilan SIM baru,malah justru lebih mahal dari biaya sebenarnya, ” ujar FM, Kamis (4/2).
FM menceritakan bahwa awalnya dia diminta untuk mengurus surat keterangan sehat dan Fisiko yang bertempat di depan Polres Bone sebelum mengisi formulir permohonan SIM.
Saat dia memeriksakan kesehatan, dia diminta untuk mengukur berat badan, tinggi badan dan di tensi tekanan darah kemudian pengambilan sampel darah untuk mengetahui golongan darahnya, kemudian setelah itu di suruh membayar Rp. 50.000.
Setelah kesehatan, FM pun lalu mengambil keterangan Fisiko yang tempatnya tidak jauh dari tempat cek kesehatan, setelah berada disana di ditanya-tanya soal berkendara, kemudian setelah itu kembali membayar administrasi sebesar Rp. 50.000.
Setelah keduanya telah selesai, FM kembali masuk ke dalam untuk mengisi formulir permohonan dan mengambil nomor antrian, tidak berselang lama nomor antriannya disebut kemudian disuruh masuk ke Loker 3 untuk pengambilan gambar, kemudian setelah itu disuruh masuk ke loket 4.
“Saat saya berada di loket 4 saya kemudian dimintai uang sebesar Rp. 200.000, yang minta tadi itu Polisi berpakaian dinas, setelah itu saya disuruh ke ruangan sebelah untuk menunggu SIM di cetak. ” tambahnya.
“Ternyata samaji biayanya kalau pengambilan baru sama perpanjangan, beberapa waktu lalu saudara saya pengambilan baru dan itu biayanya sama Rp. 300.000,” Tambah nya
Kasat Lantas Polres Bone AKP Fitriawan mengaku baru tahu adanya informasi tersebut dan langsung mengecek ke oknum anggotanya yang diduga menerima uang si pemohon.
“Keluhan yang seperti ini sering saya terima sebelumnya dan itu laporan dari teman-teman juga, dan nanti saya akan tindak lanjuti kebawah untuk mencari tahu kebenarannya, ” ujar AKP Fitriawan. (her/C)

Exit mobile version