Site icon Berita Kota Makassar

Meriahkan HUT ke-45, DLU Salurkan Bantuan Bernilai Ratusan Juta

MAKASSAR, BKM — Bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Mamuju dan Majene, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), mendapat perhatian dari manajemen PT Dharma Lautan Utama (DLU), operator kapal angkutan penumpang dan barang.
Pada Jumat malam, (5/2) sekitar pukul 21.30 Wita, Komisaris Utama PT Dharma Lautan Utama, Satrio didampingi Direktur Keuangan, Khoiri Soetomo, Direktur Operasi dan Usaha, Rakhmatika Ardianto, dan Pemimpin Dharma Lautan Utama Cabang Makassar, Budiono, menerima bantuan tersebut yang dibawa KM Dharma Kartika VII dari Surabaya, di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar. Selanjutnya, bantuan tersebut dibawa ke Sulbar menggunakan mobil truk yang langsung datang dari Surabaya.
Direktur Keuangan Dharma Lautan Utama, Khoiri Soetomo, mengemukakan, bantu dengan yang dibawa ke Sulbar merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) dan keikutsertaan para mitra Dharma Lautan Utama yang ada di Surabaya.

”Bantuan yang dibawa ini tidak saja berupa Sembako. Tapi juga kebutuhan lainnya yang saat ini dibutuhkan masyarakat Sulbar yang terdampak gempa bumi magnitudo 6,2 pada 15 Januari 2021. Bantuan yang dibawa ini senilai sekitar 200 jutaan rupiah,” jelas Khoiri Soetomo didampingi Budiono dan Rakhmatika Ardianto.
Ditambahkan, bantuan yang dibawa ke Sulbar ini juga dalam rangka turut memeriahkan HUT ke-45 PT Dharma Lautan Utama pada 15 Februari 2021 mendatang.
Menurut Khoiri, agar bantuan ini bisa tepat sasaran kepada masyarakat yang terdampak gempa di Mamuju, pihaknya bekerjasama dengan instansi terkait yang ada di Sulbar dalam hal penyalurannya kepada masyarakat terdampak.
”Bantuan ini merupakan panggilan kemanusiaan sebagai sesama anak bangsa. Selain ke Sulbar, Dharma Lautan Utama juga telah mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana alam di Banjarmasin. Semoga bantuan dari Dharma Lautan Utama bersama mitra usahanya, bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kami yang saat ini sedang tertimpa bencana,” ujar Khoiri. (mir)

Exit mobile version