MAKALE, BKM–Pro kontra sejumlah warga terkait eksplorasi panas bumi di tiga Lembang yakni Sendana, Bau, dan Balla di Kecamatan Bittuang menjadi perhatian politisi Partai Golkar Sulsel John Rende Mangontan (JRM).
Menurut JRM semua pihak hendaknya menahan diri sebab di Bittuang pihak ESDM baru melakukan penelitian (research) sehingga belum ada kesimpulan layak jadi proyek atau belum.
“Terlalu dini jika ada kelompok atau oknum menolak, sebaiknya galang koordinasi dengan semua stake holder, baik pihak pertambangan, kehutanan, dan lingkungan hidup. Kaji bersama regulasi sehingga informasi tidak bias,”pinta JRM, Senin (15/2).
Menurut JRM, pihaknya setuju komisi tiga DPRD Tana Toraja melakukan rapat dengan bekerja sama Camat Bittuang, Lingkungan Hidup, dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) sebab banyak hal perlu disosialisasikan seperti layak atau tidak kawasan hutan konservasi Bittuang untuk eksplorasi.
Demikian pula diatas permukaan ataukah dibawa permukaan layak atau tidak eksplorasi, sehingga regulasi departemen tehnis tidak tumpang tindih, termasuk kajian amdalnya.
“Eksplorasi panas bumi di daerah Balla, Bau, dan Sendana perlu kehati-hatian, utamanya mengetahui kawasan eksplorasi Bittuang apakah tidak masuk zona patahan bumi, sehingga pengelolaannya tidak beresiko.
Selain itu juga status tanah Ulayat apakah masuk kawasan, maupun status tanah masyarakat lokal secara umum hendaknya perhatian perioritas sehingga dikemudian hari jika terjadi aktivitas tambang keberpihakan peningkatan SDM, kesempatan kerja warga sekitar tidak terabaikan, maupun perhitungan pendapatan asli daerah (PAD),”jelasnya.
Anggota DPRD Sulsle ini menjelaskan bila setelah melalui kajian dan dampak ditimbulkan, masyarakat baru boleh mengambil sikap, sangat tidak bijak dan terlalu dini menolak sebab belum pasti hasil eksplorasi layak ditingkatkan sebagimana termaktub dalam UUD 1945 Bumi, Air dan segala isinya dikuasai oleh negara dipergunakan sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat. “Artinya kita tidak bisa menolak apabila negara membutuhkan sebab demi kepentingan tingkatan kesejahteraan masyarakat. Pokok pikiran saya pribadi, kongkritnya fenomena masyarakat setempat dengan hadirnya eksplorasi panas bumi, setuju pihak DPRD Tana Toraja telah melakukan RDP dengan OPD tehnis, bila perlu ditindaklanjuti dalam Pansus agar ruang terbuka lebar melakukan kajian sehingga kesimpulan dan keputusan terakhir baik dan benar,” ujar JRM (gus/rif/c).
Bicara Eksplorasi Gas Bumi di Bittuang
