Site icon Berita Kota Makassar

Pelopori Pembangunan Pertashop di Maros

MAKASSAR, BKM — Pertashop 7P.90501 Tanralili dan Pertashop 7P.90502 Moncongloe di Kabupaten Maros, resmi beroperasi. Pembukaan Pertashop tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Asisten II Pemkab Maros, Najib mewakili Bupati Maros, HM Hatta Rahman, Senin (15/2).

”Kami berterimakasih kepada PT Sanusi Karsa Tama Energi yang telah memelopori pembangunan Pertashop di Kabupaten Maros. Jadi Pertashop di Kecamatan Tanralili dan Kecamatan Moncongloe adalah yang pertama dan kedua di Kabupaten Maros. Kami mendukung pembangunan Pertashop karena setidaknya telah ikut serta mendorong percepatan perputaran roda perekonomian masyarakat sekitarnya. Juga menciptakan lapangan kerja baru. Ini sejalan dengan program Pertamina bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk terus mendorong pembangunan Pertashop hingga ke pelosok desa,” kata Region Manager Retail Sales VII PT Pertamina, Aribawa mewakili GM Pertamina MOR VII, sesaat sebelum peresmian.
Aribawa mengatakan, untuk tahun 2021 Pertamina menargetkan pembangunan Pertashop di 1.000 titik di Pulau Sulawesi. Termasuk di antaranya 300 titik di Sulsel. Aribawa merasa optimis akan mampu mencapai target ini. Karena untuk membangun sebuah Pertashop tidak perlu modal besar.
”Jadi untuk membangun sebuah Pertashop, tidak perlu modal besar. Tidak seperti ketika membangun sebuah SPBU. Begitu pula lahan yang dibutuhkan tidak perlu terlalu luas. Dengan luas 200 meter persegi, sudah bisa dibanguni Pertashop. Di Pertashop ini, akan dijual BBM jenis Pertamax dan Dexlite, Bright Gas, dan pelumas Pertamina,” ujar Aribawa.
Asisten II Pemkab Maros, Najib yang mewakili bupati Maros, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Maros membuka kesempatan seluas-luasnya kepada para pengusaha yang ingin berinvestasi di daerah ini. Juga untuk pembangunan Pertashop. Karena ini termasuk salah satu langkah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan.
Sementara itu, Komisaris PT Sanusa Karsa Tama Energi, H Abdul Salam, mengatakan, sebenarnya pihaknya akan membangun tiga unit Pertashop. Namun yang sudah siap dioperasikan dan mendapat persetujuan dari Pertamina baru dua. Yakni Pertashop 7P.90501 di Dusun Kaluku, Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili dan Pertashop 7P.90502 di Dusun Diccekang, Desa Moncongloe Bulu, Kecamatan Moncongloe.
”Kami tentunya sangat berterimakasih kepada Pemkab Maros yang telah memberikan izin dalam pendirian Pertashop ini. Juga kepada pihak Pertamina yang mensupport hingga akhirnya Pertashop ini bisa diresmikan penggunaannya pada hari ini,” kata H Abdul Salam.
H Salam menambahkan, untuk saat ini Pertashop Tanralili dan Moncongloe baru menjual Pertamax. Dalam waktu dekat, akan dipasarkan jenis BBM lainnya, yaitu Dexlite. Selain itu, juga akan dipasarkan Bright Gas dan pelumas Pertamina.
”Kami tentu sangat berharap, kehadiran Pertashop dapat membantu melancarkan aktivitas masyarakat. Karena masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh mencari BBM yang berkualitas, bright gas, dan pelumas dengan harga sesuai standar,” ujar H Salam. (mir)
Acara peresmian ini turut dihadiri Bupati Maros terpilih, Chaidir Syam, pihak Pertamina, sejumlah pimpinan perbankan, dan para mitra PT Sanusi Karsa Tama dan PT Sanusi Karsa Tama Energi. (mir)

Exit mobile version