BONE, BKM — Sejumlah tenaga honorer Dinas Perhubungan Kabupaten Bone diduga mendapatkan perlakuan diskriminasi oleh pimpinan yang mendadak diberhentikan secara sepihak padahal mereka sudah bekerja di instansi tersebut hingga puluhan tahun.
Salah satu tenaga honorer Abdul Rasyid saat dikonfirmasi mengaku dirinya sama sekali tidak tahu apa alasan sehingga dia diberhentikan. Selama menjadi tenaga honorer di Dishub tahun 2008 dia tidak pernah melabrak aturan, disiplin masuk kantor, makanya dia heran kalau dipecat tanpa dasar yang kuat.
“Saya tidak tahu kenapa saya tiba-tiba diberhentikan jadi honorer padahal perasaan saya dan yang lainnya rajin masuk kantor, dan beberapa yang dipecat itu adalah kami yang mengabdi sejak 2008,” ujar Abdul Rasyid.
Sedikitnya ada 11 orang tenaga honorer yang diberhentikan dan dinilai tidak memiliki dasar pemecatan. Hal ini menjadi pertanyaan besar karena menurut justru ada beberapa orang yang baru masuk jadi honorer.
“Kami yang honorer sejak 2008 diberhentikan, tapi adaji yang baru baru masuk justru mereka mendapat perhatian lebih, lalu dimana letak keadilannya,” tegasnya.
Honorer lainya A Rudi mengatakan hal yang sama, bahkan dia sudah mulai mengabdi sejak 2005 lalu dan sudah masuk honorer K II.
Dirinya mengatahui dipecat setelah SK tahun 2021 keluar dan namanya sudah tidak tertera dalam SK. Hal tersebut tidak seperti tahun sebelumnya. Sebelum pembuatan SK semua Kabid dipanggil dan ditanya siapa-siapa anggotanya yang malas, tapi ini justru tidak ada sama sekali langsung SK dikeluarkan.
“Yang salah mungkin bukan PLT karena hanya langsung teken saja. Mungkin dia tidak tahu karena hanya menerima info dari bawah baik itu Kasubag, Kasi dan mungkin ini kerjaannya Bidang Kepegawaian,” tambah Rudi dengan nada heran.
Jika alasan melakukan pemecatan karana anggaran yang tidak cukup bisa diterima tapi ini justru tidak. Karena ada anggota yang baru masuk, bahkan ada yang sangat malas dan tidak pernah berkantor justru malah dipertahankan.
“Disana itu malah ada yang sudah berkantor di Makassar tapi masih ada juga namanya di Dishub terus kenapa masih dipertahankan, ataukah mungkin dia keluarga Kasubag makanya dipertahankan,” katanya.
Sementara Plt Kadishub Bone Andi Hidayat kepada BKM mengatakan tidak ada yang dipecat dan harus dibedakan mana pemecatan dan yang mana diberhentikan.
“Kalau dipecat itukan tanpa alasan sementara diberhentikan ada alasannya. Sebenarnya mereka kan dikontrak satu tahun jadi tiap tahun dievaluasi siapa saja yang tidak aktif, mereka inilah salah satunya yang tidak aktif sehingga tidak diperpanjang kontraknya,” jelas Andi Hidayat.
Di Dishub Bone ada 200 orang tenaga honorer sementara yang
dikontrak hanya 148 orang karena keterbatasan anggaran.
(man/C)
Tenaga Honorer Dishub Dipecat Sepihak
